• Document: BAB VI HASIL RANCANGAN. terdapat pada Bab IV dan Bab V yaitu, manusia sebagai pelaku, Stadion Raya
  • Size: 2.4 MB
  • Uploaded: 2019-01-12 06:25:02
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Perancangan Stadion Raya 165 Tema: Structure As Architecture BAB VI HASIL RANCANGAN 6.1. Dasar Rancangan Hasil perancangan diambil dari dasar penggambaran konsep dan analisa yang terdapat pada Bab IV dan Bab V yaitu, manusia sebagai pelaku, Stadion Raya sebagai wadah aktivitas, dan sifat kekeluargaan sebagai karakter pelaku aktivitas, sehingga dapat dijadikan acuan untuk menunjang kegiatan di dalam area Stadion Raya. 6.2 Hasil Rancangan Tapak 6.2.1 Pola Tatanan Massa Pola tatanan massa pada perancangan Stadion Raya ini adalah dengan menggunakan pola terpusat, dimana bangunan utama diletakkan pada pusat tapak, hal ini dimaksudkan untuk memberikan sirkulasi yang luas dan bangunan bisa diakses dari segala sisi. Zona-zona dipisahkan dalam berbagai titik yang dikelompokkan dari zona publik, privat, dan semi privat, zona-zona dibatasi dengan dinding bangunan sehingga terlihat jelas adanya pemisahan zona-zona tersebut. Untuk zona publik pada area stadion dipisahkan oleh dua zona yaitu zona publik dalam dan zona publik luar, dimana kedua zona dipisahkan oleh pagar dalam bangunan, sehingga tidak sembarang orang bisa mengakses zona publik bagian dalam seperti tribun stadion, tanpa membeli tiket terlebih dahulu. Bangunan utama berupa stadion menjadi Point of Interest di dalam perancangan dengan mengikuti pola terpusat, dimana bangunan penunjang pada bangunan diletakkan pada sekeliling bangunan utama. Bangunan penunjang yang sering dipakai untuk aktivitas diletakkan dekat dengan jalan dan tempat parkir Perancangan Stadion Raya 166 Tema: Structure As Architecture agar mudah untuk mengakses, bangunan penunjang itu berupa lapangan olahraga seperti volley, tenis, dan basket, dimana untuk lapangan futsal diletakkan pada sisi lain tapak karena luas lapangan yang cukup lebar sehingga tidak mencukupi ketika diletakkan pada satu tempat, tetapi tetap ada hubungan antar zona-zona tersebut. U Zona Service Zona Terbuka Zona Publik Gambar 6.1 Zoning tapak (Sumber: Hasil Rancangan, 2014) 6.2.2. Aksesibilitas dan Sirkulasi Aksebilitas pada tapak dibagi menjadi beberapa akses sisrkulasi, yaitu akses untuk penonton sepak bola, pengguna lapangan penunjang, dan karyawan/service. Aksebilitas untuk bangunan diarahkan menuju beberapa titik, dimana dari kendaraan sepeda motor, mobil, dan bus pemaian sepak bola memiliki jalur yang berbeda. Konsep sirkulasi yang terpusat akan mengarahkan pengunjung ke satu titik, dimana tapak akan bisa diakses dari segala arah, tetapi untuk memasuki area bangunan pengunjung dirahkan dulu untuk parkir kendaraan, kemudian diarahkan menuju bangunan dengan sirkulasi pejalan kaki, sehingga area stadion sendiri Perancangan Stadion Raya 167 Tema: Structure As Architecture terbebas dari adanya aktivitas kendaraan bermotor pengunjung atau penonton sepak bola. U Gambar 6.2 Aksesbilitas dan Sirkulasi (Sumber: Hasil Rancangan, 2014) 6.2.3 Pemanfaatan Potensi Tapak 6.2.3.1 Vegetasi Vegeteasi yang digunakan pada perancangan memiiki perubahan, dimana vegetasi yang digunakan untuk penunjuk jalan diganti dengan pohon palem, karena pohon palem daunya tidak akan menghalangi view ke dalam bangunan, berbeda dengan pohon cemara walaupun mempunyai tajuk yang tidak lebar, ketika diatanam berjajar pohon akan menghalangi view ke dalam bangunan. Berikut beberapa jenis vegetasi yang dipakai pada tapak : 1. Untuk pengarah sirkulasi digunakan pohon palem, dimana pohon palem dimaksudkan agar memudahkan pengguna kendaraan untuk mengakses ke dalam bangunan, dan perletakkan pohon palem pada pedestrian sirkulasi jalan. Perancangan Stadion Raya 168 Tema: Structure As Architecture 2. Vegetasi peneduh diletakkan pada area parkir dan taman-taman area stadion, dimana vegetasi yang digunakan adalah pohon tanjung dengan bentuk tajuk yang melebar dan lebat. Pemilihan vegetasi ini dikarenakan mampu memberikan kenyamanan untuk pengguna dan jenis vegetasi yang sering digunakan pada tapak yang luas. 3. Vegetasi penghias diletakkan pada beberapa titik stadion, sebagai point of view penunjang lanskap pada sikrulasi, dimana vegetasi ini memberikan keind

Recently converted files (publicly available):