• Document: Karakteristik dan Lingkungan Pengendapan Batubara Formasi Warukin di Desa Kalumpang, Binuang, Kalimantan Selatan.
  • Size: 667.04 KB
  • Uploaded: 2019-07-21 10:52:51
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Geo-Resources J.G.S.M. Vol. 17 No. 3 Agustus 2016 hal. 139 - 152 Karakteristik dan Lingkungan Pengendapan Batubara Formasi Warukin di Desa Kalumpang, Binuang, Kalimantan Selatan. Depositional Environtment and Characteristic Coal of the Warukin Formation in Kalumpang District, Binuang, South Kalimantan Dian Novita dan Kusdji Darwin Kusumah Pusat Survei Geologi, Jalan Diponegoro 57 Bandung 40122 E-mail: dn.diannovita@gmail.com Naskah diterima : 21 Januari 2016, Revisi terakhir : 23 Mei 2016, Disetujui : 8 Juni 2016 Abstrak - Batubara masih menjadi salah satu sumber Abstract - Coal is still the main source of energy in energi utama di Indonesia, utamanya sebagai pemasok Indonesia, especially as a supplier of energy power plants. energi pembangkit listrik. Formasi Warukin menjadi salah Warukin Formation become one of the coal bearing satu formasi pembawa batubara dalam kuantitas besar di formations in the Barito Basin in large quantity. Base on Cekungan Barito. Berdasarkan litostratigrafi dan lithostratigraphy from vertical succession and plotting pengeplotan nilai TPI (Total Presevation Index) dengan GI TPI (Total Presevation Index) and GI (Gelification Index) (Gelification Index) dalam diagram fasies Diessel values in the facies diagram Diessel, indicated that coal menunjukkan bahwa lingkungan pengendapan batubara depositional environment at Warukin Formation on Formasi Warukin merupakan daerah delta dan dataran Kalumpang village is in the upper part of deltaic system banjir yang masih kaya akan pasokan sedimen produk and floodplain areas which still rich sediment supply endapan crevarsse splay. Dari nilai reflektansi vitrinit products from crevarsse splay. Value the vitrinite menunjukkan batubara berada pada peringkat lignite reflectance indicates coal ranks lignite (0:29) to high (0.29) hingga high volatile bituminous C (0.49). volatile bituminous C (0.49). Based on the generation of Berdasarkan zona pembentukan hidrokarbon, peringkat hydrocarbon, coal rank with a value of vitrinite batubara dengan nilai vitrinit reflektan 0.49 telah berada reflectance 0:49 has been at the beginning of the formation pada zona awal pembentukan minyak. Dengan demikian ada indikasi kematangan batuan sumber untuk of the oil zone. There is an indication of the maturity of the hidrokarbon dari Formasi Warukin source rock for hydrocarbons from the Warukin Formation. Kata kunci - batubara, fasies pengendapan, analisis maseral, potensi hidrokarbon Keywords - coal, depositional facies, maceral analysis, hydrocarbon potential Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral - Terakreditasi oleh LIPI No. 596/Akred/P2MI-LIPI//03/2015, sejak 15 April 2015 - 15 April 2018 140 J.G.S.M. Vol. 17 No. 3 Agustus 2016 hal. 139 - 152 Sumber : Olahan Penulis. Gambar 1. Peta lokasi penelitian. Berada di Kabupaten Tapin, Propinsi Kalimantan Selatan. Termasuk ke dalam Cekungan Barito. PENDAHULUAN keprasan sekitar 1 kilometer dengan ketinggian 30 m. Tersusun atas perselingan batupasir-batulempung Batubara masih menjadi salah satu sumber energi utama dengan sisipan batubara. Ketebalan batubara berkisar di Indonesia, salah satu daerah penghasil batubara antara 20 sentimeter-15 meter. terbesar di Indonesia adalah Kalimantan Selatan. Cekungan Barito yang berkembang di wilayah tersebut Batubara yang berkembang pada lokasi penelitian telah sejak lama dieksploitasi kandungan batubaranya. memiliki karakteristik yang agak berbeda dengan Formasi pembawa batubara yang cukup terkenal di batubara

Recently converted files (publicly available):