• Document: Grafika Komputer Pertemuan Ke-9
  • Size: 95.82 KB
  • Uploaded: 2019-05-16 20:45:52
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Grafika Komputer Pertemuan Ke-9 BAB-8 CLIPPING 2D Garis yang tidak perlu digambar dapat kita potong dengan metode clipping. Ada beberapa metode clipping yang umum diantaranya Cohen-Sutherland dan Liang-Barsky. By: I Gusti Ngurah Suryantara, S.Kom., M.Kom 8.1. Pendahuluan Clipping merupakan metode untuk menghilangkan garis yang tidak perlu digambar apabila melebihi window viewing (area gambar). Ada beberapa algoritam clipping yang ada, namun kita akan membahas algoritma yang diusulkan oleh Cohen–Sutherland dan Liang-Barsky. 8.2. Ketampakan Garis (Line Visibility) Garis-garis yang tampak pada area gambar atau viewing dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu: 1. Garis yang terlihat seluruhnya (Fully visible). 2. Garis yang hanya terlihat sebagian (Partiality Visible). 3. Garis yang tidak terlihat seama sekali (Fully Invisible). Fully invisible Partially Invisible viewport Fully visible Gambar 8.1. Ketampakan sebuah garis terhadap viewport Garis yang dipotong adalah garis yang memiliki ketampakan sebagaian (Partiality Visible) dari daerah area gambar. Sedangkan garis yang memiliki ketampakan seluruhnya tidak perlu dipotong, dan garis yang memiliki ketampakan tidak terlihat sama sekali tidak perlu digamgar. 8.3. Algoritma Cohen - Sutherland Ivan Edward Sutherland lahir pada tahun 1938 di hastings, nebraska amerika, dia adalah perintis ilmu komputer dan internet. Dia menerima Turing Award 1988 untuk penemu Sketchpad sebuah langkah awal untuk antarmuka pengguna grafis di komputer pribadi. Dia memperoleh sarjana elektro dari institut teknologi carnegie (sekarang carnegie mellon university), pasca sarjana dari caltech, dan PhD dari MIT di EECS pada tahun 1963. Dia adalah anggota dari nastional academy of engineering, serta anggota national academy of sciences. 104 Grafika Komputer Pertemuan Ke-9 8.3.1. Menentukan Ketampakan Garis Cohen-Sutherland mengusulkan sebuah metode untuk menentukan apakah sebuah garis perlu dipotong atau tidak. Area gambar didefinisikan sebagai sebuah area segiempat yang dibatasi oleh xMin, xMax, yMin, yMax seperti pada Gambar 8.2. y yMax yMin xMin xMax x Gambar 8.2. Area gmanar Setiap ujung garis diberi kode 4 bit dan disebut sebagai region code, region code ditentukan berdasarkan area dimana ujung garis tersebut berada. Cohen-Sutherland menyusun region code seperti pada Gambar 8.3. 3 2 1 0 T B R L Gambar 8.3. Susunan region-code Dimana isi dari masing-masing bit ditentukan berdasarkan pengujian seperti pada Tabel 8.1. Tabel 8.1. Isi region code Bit Ke Region Bit Isi 0 L 1 apabila x < xMin 0 apabila x >=xMin 1 R 1 apabila x > xMax 0 apabila x <= xMax 2 B 1 apabila y < yMin 0 apabila y >= yMin 3 T 1 apabila y > yMax 0 apabila y <=yMax 105 Grafika Komputer Pertemuan Ke-9 1001 1000 1010 0001 0000 0010 0101 0100 0110 Gambar 8.4. Region code dinyatakan dengan biner memperlihatkan posisi dari titik terhadap bidang clipping. Latihan: Jika diketahui area gambar ditentukan dengan xMin = 1, yMin = 1 dan xMax = 4, yMax = 5 dan dua buah garis: 1. P(-1,-2) – (5,6) 2. Q(-1,5) – (6,7) Maka tentukan region code dari masing-masing ujung garis tersebut. Gambar 8.5. Garis P dan Q Jawab: 1. Garis P: Ujung garis P(-1, -2) L = 1; karena x < xMin atau -1 < 1 R = 0; karena x < xMax atau -1 < 4 B = 1; karena y < yMin atau -2 < 1 T = 0; karena y < yMax atau -2 < 5 Dengan demikian region code untuk ujung P(-1,-2) adalah 0101, ujung garis P(5,6). 106 Grafika Komputer Pertemuan Ke-9 L = 0; karena x > xMin atau 5 > 1

Recently converted files (publicly available):