• Document: Journal Of Marine Research. Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013, Halaman Online di:
  • Size: 239.37 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 08:54:24
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Journal Of Marine Research. Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013, Halaman 15-24 Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jmr PENGARUH PEMBERIAN Tetraselmis chuii DAN Skeletonema costatum TERHADAP KANDUNGAN EPA DAN DHA PADA TINGKAT KEMATANGAN GONAD KERANG TOTOK Polymesoda erosa Fitrianisa Nur Widasari, Sri Yulina Wulandari, Endang Supriyantini *) Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Kampus Tembalang, Semarang 50275 Telp/Fax. 024-7474698 email: fitrijugaanisa@yahoo.com Supri_yantini@yahoo.com Abstrak Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami T. chuii dan S. costatum terhadap kandungan EPA dan DHA pada tingkat kematangan gonad P. erosa. Kerang Totok yg digunakan berukuran 4 – 5 cm yang diperoleh dari perairan sekitar Pulau Gombol Segara Anakan, Cilacap. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan acak split plot, 2 faktorial dan 3 ulangan. Formulasi pakan yang diberikan yaitu T1 : T. chuii 36 x 104 sel / mL dan S. costatum 9 x 104 sel / mL; T2 : T. chuii 27 x 104 sel / mL dan S. costatum 18 x 104 sel / mL; T3 : T. chuii 18 x 104 sel / mL dan S. costatum 27 x 104 sel / mL. Pakan diberikan sekali sehari selama 3 bulan. Pengukuran kandungan EPA dan DHA menggunakan metode GC-MS. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pakan campuran T. Chuii dan S. Costatum memberikan pengaruh nyata terhadap kandungan EPA dan DHA pada kerang Totok. Perkembangan tingkat kematangan gonad kerang Totok masih dalam perkembangan stadia TKG 1. Perlakuan pakan campuran dengan formulasi (T. chuii 27 x 104 sel / ml dan S. Costatum 18 x 104 sel / ml) memberikan hasil yang lebih baik terhadap pertumbuhan kerang Totok, berat basah jaringan lunak kerang Totok, konsumsi pakan, nilai Survival Rate, presentase kandungan EPA dan DHA dan tingkat kematangan gonad pada kerang Totok P.erosa. Kata Kunci : Kerang Totok P.erosa, T. chuii, S. Costatum, Tingkat Kematangan Gonad, EPA dan DHA Abstract The research was conducted to determine the effect of natural feed T. chuii and S. costatum to content of EPA and DHA on the level of maturity of the gonads. Species used in this research Totok clams sized 4-5 cm. Obtained from the waters surrounding Gombol island, Segara Anakan Cilacap. The method used is an experimental laboratory with a split plot draft random, 2 factorials and 3 treatments. Influence of mixture T1 : T. chuii 36 x 104 sel / mL and S. costatum 9 x 104 sel / mL; T2 : T. chuii 27 x 104 sel / mL and S. costatum 18 x 104 sel / mL; T3 : T. chuii 18 x 104 sel / mL and S. costatum 27 x 104 sel / mL. The feed is given once a day for there months. Measurement of EPA and DHA content using GC-MS method. The results of this research showed that treatment of feeding a mixture of T. chuii and S. costatum give real effect to the content of EPA and DHA on Totok clams. The development of the level of maturity of the gonads is still in the development Totok clams of stadia 1. Treatment of mixed feed formulations (T. chuii 27 x 104 cells/ml and S. Costatum 18 x 104 cells/ml) give better the growth Totok clams, a heavy wetness soft tissue Totok clams, feed consumption, Survival Rate of Totok clams, the percentage content of EPA and DHA and the level of maturity of the gonads in Totok clams P. erosa. Keywords: Totok clams P.erosa, T. chuii, S. costatum, level of maturity of the gonads, EPA and DHA. *) Penulis penanggung jawab Journal Of Marine Research. Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013, Halaman 16 Pendahuluan Asam lemak omega-3 HUFA seperti C20:5n-3 Eicosapentaenoic acid (EPA) dan Polymesoda erosa atau lebih dikenal C22:6n-3 Docosahexaenoic acid (DHA) dengan kerang Totok oleh beberapa peneliti merupakan asam lemak esensial bagi menyebutkan P. erosa sebagai Geloina kebanyakan biota laut yang secara fisiologis erosa. P. erosa termasuk dalam kelas berperan penting dalam menunjang Bivalvia (Morton, 1985) dan merupakan kelangsungan hidup dan pertumbuhan anggota dari famili Corbiculidae yang normal sebagian besar biota laut. banyak dijumpai di daerah mangrove Indo Kekurangan omega-3 HUFA mengakibatkan – Pasifik (Morton, 1984). tingkat kematian yang tinggi dan Di Segara Anakan, kerang totok pertumbuhan yang lambat. Penelitian dimanfaatkan sebagai salah satu tentang pakan campuran dilaporkan oleh sumberdaya pangan alternatif yang cukup Marty et al (1992) dalam Supriyantini potensial untuk meningkatkan daya (2007), bahwa pemberian pakan alami konsumsi gizi masyarakat setempat dan Chaetoceros gracilis dan Isoc

Recently converted files (publicly available):