• Document: Penerapan Strategi DRTA untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Intensif Siswa Kelas IV SDN 1 Sedayu Bantul
  • Size: 279.3 KB
  • Uploaded: 2019-04-17 00:31:50
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Penerapan Strategi DRTA .... (Rizky Lia Dintasari) 1.959 Penerapan Strategi DRTA untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Intensif Siswa Kelas IV SDN 1 Sedayu Bantul Implementation of DRTA Strategy to Improve Skills Intensive Reading At Fourth Grade in 1st Elementary School of sedayu Bantul Oleh: Rizky Lia Dintasari, PGSD/PSD/FIP/Universitas Negeri Yogyakarta lia_dintasari@yahoo.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan proses pembelajaran membaca intensif dan 2) meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa kelas IV SD N 1 Sedayu melalui penerapan strategi Directed Reading Thinking Activity (DRTA). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas kolaborasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD N 1 Sedayu berjumlah 28 siswa. Desain penelitian model Kemmis & Mc Taggart terdiri dari 3 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan: tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Directed Reading Thinking Activity (DRTA) dapat meningkatkan proses pembelajaran dan keterampilan membaca intensif siswa kelas IV SD Negeri 1 Sedayu. Peningkatan proses terlihat siswa lebih aktif menjawab pertanyaan guru. Peningkatan rata-rata nilai keterampilan membaca intensif pada siklus I sebesar 12,89, yang kondisi awal 54,57 meningkat menjadi 67,46, dan peningkatan pada siklus II sebesar 22,29, yang kondisi awal 54,57 meningkat menjadi 76,86. Kata kunci: strategi DRTA, keterampilan membaca intensif Abstract This research aims to: 1) improve learning process of intensive reading 2) improve intensive reading skill of student grade IV Sedayu 1 State Elementary School through implementation of Directed Reading Thinking Activity (DRTA) strategy. This research type was the collaboration Class Action Research. The research subjects were 28 students of grade IV Sedayu 1 State Elementary School. The research design of Kemmis & Mc Taggart consist of three steps: planning, implementation and observation, and reflection.. The data collecting used test, observation, and documentation. The strategy Directed Reading Thinking Activity (DRTA) analyzing used descriptive statistics. The research result shows that strategy Directed Reading Thinking Activity (DRTA) can improve learning intensive reading skill and learning process of students grade IV Sedayu 1 State Elementary School. The process Improvitation is seen when students be active in answering question from teacher. The value average increasing of intensive reading skill at cycle I were 12,89, the first condition were 54,57 increase to be 67,46, and at cycle II were 22,29, the first condition were 54,57 increase to be 76,86. keywords: DRTA strategy, intensive reading skills PENDAHULUAN Dengan pengetahuan dan wawasan baru dapat Membaca adalah jendela dunia, suatu menjadi bekal seseorang dalam menghadapi dan istilah yang menggambarkan pentingnya manfaat menjawab tantangan dunia di masa mendatang. membaca. Berbagai informasi dan wawasan Khususnya dalam bidang pendidikan yang selalu diperoleh melalui kegiatan membaca. mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, Perkembangan dan ilmu teknologi menuntut diharapkan dapat senantiasa diperbaiki dengan terciptanya masyarakat yang gemar membaca. wawasan dan pengetahuan yang dimiliki dari Pembaca dengan intensitas membaca yang tinggi membaca. akan memperoleh pengetahuan dan wawasan Membaca merupakan suatu yang rumit baru yang dapat meningkatkan kecerdasannya. yang melibatkan banyak hal, tidak hanya sekedar 1.960 Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 20 Tahun ke-5 2016 melafalkan tulisan, tetapi juga melibatkan keterampilan membaca untuk memahami apa aktivitas visual, berpikir, psikolinguistik, dan yang sedang dipelajari. metakognitif (Crawley dan Mountain dalam Sejak awal siswa masuk bangku kelas 1 Farida Rahim, 2007:2). Dengan demikian SD anak sudah mulai diajarkan pembelajaran membaca merupakan kegiatan yang membaca yaitu pada keterampilan membaca membutuhkan proses berpikir bukan hanya permulaan. Keterampilan membaca permulaan sekedar membunyikan simbol-simbol huruf. menurut Chall dalam Amitya Kumara (2014:1-2) Tetapi juga memahami setiap kata bahkan berada pada tahap 1 yai

Recently converted files (publicly available):