• Document: ANALISIS PERANCANGAN SISTEM E-LEARNING UNTUK PELATIHAN KARYAWAN DI PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR
  • Size: 260.44 KB
  • Uploaded: 2019-07-20 20:47:03
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

ANALISIS PERANCANGAN SISTEM E-LEARNING UNTUK PELATIHAN KARYAWAN DI PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR Helsa Caesari1, Agus Putranto2, Sevenpri Candra3 Bina Nusantara University, Jl. K.H. Syahdan No.9 Jakarta 11480 Indonesia, 021-5345830/5300244, Email : h.caesari@gmail.com1, aputra@binus.edu2, scandra@binus.edu3 ABSTRACT Problems faced by company today is the implementation of the training process hampered by the limitations of space and time so that less effective. This is caused by the spread of the number of employees in various cities in Indonesia and limited classroom space and time of training for both employees and prospective employees. Therefore, this thesis aimed to design e-learning systems that will support the training process within the company and proposing types of media for delivery of materials through the system. The methodology used in this paper consists of analysis methods include IFE, EFE, IE, SWOT matrix analysis and QSPM equipped with e-learning strategy using e-learning roadmap and design method using object-oriented approach. The results of this thesis will be design of e-learning systems that support the training process both prospective employees and employees at PT Pupuk Kalimantan Timur. This system allows prospective employees and employees to conduct training activities without the restrictions of time and place. In addition, the system also supports company to manage training administration processes. The conclusion of this thesis is the implementation of e-learning systems will support the company's goals in order to improve the quality of its human resources and gives flexibility of place and time for both employees and prospective employees. Keywords : e-learning, training, learning management system (LMS), media, SWOT. ABSTRAK Masalah yang dihadapi perusahaan saat ini adalah pelaksanaan proses pelatihan yang terhambat oleh keterbatasan tempat dan waktu sehingga kurang efektif. Hal ini disebabkan oleh tersebarnya jumlah karyawan di berbagai kota di Indonesia dan terbatasnya ruang kelas serta waktu pelatihan baik bagi calon karyawan maupun karyawan. Oleh karena itu penulisan skripsi ini ditujukan untuk merancang sistem e-learning yang akan mendukung proses pelatihan di dalam perusahaan dan mengusulkan jenis media untuk penyampaian materi melalui sistem. Metodologi yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari metode analisis meliputi matriks IFE, EFE, IE, SWOT dan QSPM dilengkapi dengan analisis strategi e-learning menggunakan e-learning roadmap dan metode perancangan menggunakan pendekatan berorientasi objek. Hasil dari skripsi ini berupa hasil perancangan sistem e-learning yang mendukung proses pelatihan baik calon karyawan maupun karyawan di PT Pupuk Kalimantan Timur. Sistem ini memungkinkan calon karyawan dan karyawan melaksanakan kegiatan pelatihan tanpa batasan waktu dan tempat. Selain itu sistem ini juga mendukung perusahaan mengelola proses administrasi pelatihannya. Kesimpulan dari skripsi ini adalah penerapan sistem e-learning mendukung tujuan perusahaan dalam rangka mengembangkan kualitas sumber daya manusianya dan memberikan fleksibilitas tempat dan waktu bagi peserta pelatihan baik calon karyawan maupun karyawan. Kata kunci : e-learning, pelatihan, learning management system (LMS), media, SWOT. PENDAHULUAN Alasan pemilihan topik ini didasari oleh latar belakang bahwa proses belajar merupakan proses yang tidak pernah berhenti selama manusia hidup. Begitu pula dengan perusahaan, selama sebuah perusahaan masih terus beroperasi maka proses belajar merupakan proses yang sangat penting bagi perkembangan perusahaan. Proses pembelajaran berkaitan erat dengan sumber daya manusia karena cara sebuah perusahaan belajar adalah melalui seluruh sumber daya manusia yang menjalankan perusahaan tersebut. Alasan ini senada dengan pendapat Grant(1996), bahwa peran perusahaan adalah sebagai institusi yang mengintegrasikan pengetahuan. Hal ini didasarkan pada dua asumsi, yang pertama penciptaan pengetahuan adalah aktivitas individual dan yang kedua peran utama perusahaan adalah sebagai pengaplikasi pengetahuan pada proses produksi. Lebih lanjut pada sumber yang sama Simon(1991:125), juga berpendapat bahwa sebuah perusahaan itu belajar dengan dua cara yaitu melalui orang-orang dalam perusahaan atau mendapatkan orang baru yang mempunyai pengetahuan yang belum ada di perusahaan. Orang-orang dalam perusahaan yaitu para karyawan melalui kemampuannya berperan penting untuk memajukan perusahaan. Pendidikan/pelatihan adalah salah satu cara perusahaan meningkatkan kemampuan para karyawan tersebut. Kegiatan pelatihan pada era teknologi informasi seperti sekarang ini tidak lagi terbatas pada penggunaan ruang kelas, tetapi dengan memanfaatkan teknologi informasi proses pelatihan menjadi berbeda. Teknologi informasi merupakan salah satu hal yang memberi banyak keuntungan dalam segala bidang termasuk untuk pelatihan karyaw

Recently converted files (publicly available):