• Document: PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA (SIBI) UNTUK TUNARUNGU-TUNAWICARA SKRIPSI
  • Size: 689.35 KB
  • Uploaded: 2019-05-23 01:10:28
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA (SIBI) UNTUK TUNARUNGU-TUNAWICARA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat guna mencapai gelar Sarjana dalam bidang ilmu Teknik Industri Disusun oleh: Nama : Alvin Sentosa NPM : 2012610054 PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN BANDUNG 2017 Pernyataan Tidak Mencontek atau Melakukan Tindakan Plagiat Saya, yang bertanda tangan dibawah ini, Nama : Alvin Sentosa NPM : 2012610054 dengan ini menyatakan bahwa Skripsi dengan judul : "Perancangan Aplikasi Pembelajaran Bahasa Isyarat Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) Untuk Tunarungu-Tunawicara" adalah hasil pekerjaan saya dan seluruh ide, pendapat atau materi dari sumber lain telah dikutip dengan cara penulisan referensi yang sesuai. Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan jika pernyataan ini tidak sesuai dengan kenyataan, maka saya bersedia menanggung sanksi yang akan dikenakan kepada saya. Bandung, 16 Januari 2017 Alvin Sentosa NPM : 2012610054 ABSTRAK Penyandang tunarungu-tunawicara merupakan seseorang yang memiliki keterbatasan dalam hal mendengar dan berkomunikasi. Akibat terbatasnya ketajaman pendengaran perkembangan bahasa dan komunikasi menjadi terhambat. Oleh karena itu, dalam berkomunikasi dan berinteraksi secara social, penyandang tunarungu menggunakan bahasa isyarat. Bahasa Isyarat yang sering digunakan di Indonesia adalah menggunakan Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI). Akan tetapi pembelajaran bahasa isyarat sekarang ini hanya terbatas diajarkan di sekolah khusus untuk penyandang disabilitas. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan perancangan sebuah aplikasi yang dapat menunjang pembelajaran bahasa isyarat untuk anak-anak. Tahap awal perancangan adalah mengidentifikasi kebutuhan terhadap lima orang guru Sekolah Dasar (SD) dan delapan orang anak SD. Kemudian dilakukan penyusunan rancangan konsep menggunakan prinsip desain interaksi dan dihasilkan 3 alternatif rancangan konsep. Selanjutnya dilakukan penilaian untuk menentukan konsep terpilih. Konsep terpilih akan dibuat prototipe dengan jenis High-Fidelity. Setelah itu, prototipe akan dievaluasi dengan cara usability testing yang melibatkan tujuh orang anak SD. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif yaitu dengan menghitung jumlah waktu penyelesaian tugas dan jumlah kesalahan setiap tugas. Sedangkan evaluasi kualitatif dilakukan dengan dengan melihat dari jenis kesalahan, observasi bahasa tubuh, dan System Usability Scale (SUS). Hasil dari penelitian ini adalah berupa aplikasi yang menampilkan pembelajaran bahasa melalui gambar, video isyarat, dan permainan. Hasil evaluasi secara keseluruhan dan berdasarkan nilai SUS sebesar 70,71 didapatkan bahwa rancangan aplikasi sudah cukup baik dalam memberikan kemudahan pembelajaran bahasa isyarat untuk anak-anak penyandang tunarungu-tunawicara. i ABSTRACT Deaf-speech impaired is someone who has limitations in terms of listening and communicating. Hearing acuity due to limited language development and communication becomes hampered. Therefore, communicating and interacting socially, the deaf using sign language. Sign Language is often used in Indonesia is using Indonesia Sign Language System (SIBI). But learning sign language now limited only taught in special schools for persons with disabilities. Therefore, in this research to design an application that can support the learning of sign language for children. Early design stage is to identify the needs of the five teachers of elementary school and eight elementary school children. Then do the drafting of the concept by using the principles of interaction design and produced three alternative design concepts. Further assessment to determine the selected concept. The selected concept will be created prototypes with the type of High- Fidelity. After that, the prototype will be evaluated with a usability testing method which involves seven elementary school children. Evaluation carried out quantitatively by calculating the amount of time of completion task and number of errors per task. While the qualitative evaluation is done by looking at the type of errors, observation of body language, and the System Usability Scale (SUS). The results of this research is in the form of an application that displays language learning through pictures, video cues, and games. The results of the overall evaluation and based on the value of 70.71 SUS found that the design of the application is good enough to provide ease of learning sign language for deaf -speech impaired children. i

Recently converted files (publicly available):