• Document: TITRASI REDOKS. Titrimetri melibatkan rekasi oksidasi dan reduksi yg berkaitan dg perpindahan elektron
  • Size: 402.93 KB
  • Uploaded: 2019-07-20 03:03:47
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

TITRASI REDOKS Titrimetri  melibatkan rekasi oksidasi dan reduksi yg berkaitan dg perpindahan elektron Perubahan e- perubahan valensi atom / ion yang bersangkutan. Zat pengoksid mendapatkan e- dan tereduksi  valensi atom / ion menurun Zat pereduksi kehilangan e- dan teroksidasi  Valensi atom /ion meningkat 11/05/2012 Kimia analisis kuantitatif by D. Tisnadjaja 1 Contoh : Perubahan dari : Fe2+  Fe3+ +2  +3 Cl-  Cl2 -1  0 reaksi oksidasi Cu  Cu2+ 0  +2 Prinsip reaksi redoks (Reduksi – Oksidasi) Ox1 + Red2  Red1 + Ok2 ½ reaksi syst reduksi Tereduksi ½ reaksi syst oksidasi teroksidasi Proses oksidasi – reduksi terjadi bersama sama pada 11/05/2012 pelaksanaan TITRASI. Kimia analisis kuantitatif by D. Tisnadjaja 2 Secara umum reaksi redoks digambarkan Ma+ + ne-  M(a-n)+ : EoV ½ reaksi tereduksi Ox.1 Red.1 di katoda Ma+  M(a-n)+ + ne- : E 0 V ½ reaksi teroksidasi Red.2 Ox.2 di anoda Contoh: Fe2+ + Ce4+  Fe3+ + Ce3+ Fe3+ + e-  Fe2+ : Eo = 0,771 Volt potensial reduksi Ce4+ + e-  Ce3+ : Eo = 1,61 Volt 11/05/2012 Kimia analisis kuantitatif by D. Tisnadjaja 3 Zat pengoksid lemah  cenderung kurang shg hanya dpt mengoksidai zat pereduksi yg plg siap menghasilkan e- Kekuatan zat pengoksidasi dan pereduksi di tunjukkan ole nilai potensial reduksi nya. 11/05/2012 Kimia analisis kuantitatif by D. Tisnadjaja 4 POTENSIAL STANDAR SETENGAH REAKSI Sistem Redoks Eo Volt H2O2 + 2H+ + 2e-  2 H2O 1,77 MnO4- + 4H+ + 3e-  MnO2 + 2H2O 1,695 Ce4+ + e-  Ce3+ 1,6 1 MnO4- + 8H+ + 5e-  Mn2+ + 4 H2O 1,51 Cr2O72- + 14 H+ + 6e-  2Cr3+ + 7H2O 1,3 3 MnO2 + 4H+ 2e-  Mn2+ + 2H2O 1,23 2IO3- + 12H+ + 10e-  I2 + 6H2O 1,20 H2O2 + 2e-  2OH- 0,88 Cu2+ + I- + e-  CuI 0,86 Fe3+ + e-  Fe2+ 0,771 O2 + 2H+ + 2e-  H2O2 0,682 I2(aq) + e-  2I- 0,6197 H3AsO4 + 2H+ + 2e-  HAsO2 + 2H2O 0,559 11/05/2012 Kimia analisis kuantitatif by D. Tisnadjaja 5 SETENGAH REAKSI Sistem Redoks Eo Volt I3- + 2e-  3I- 0,5355 Sn4+ + 2e-  Sn2+ 0.154 S4O62- + 2e-  S2O3 2- 0,08 2H+ + 2e-  H2 0,0000 ** Zn2+ + 2e-  Zn -0,763 2H2O + 2e-  H2 + 2OH- -0,828 ** Normal Hidrogen Elektrode (NHE) atau Standard Hydrogen Elektrode (SHE) 11/05/2012 Kimia analisis kuantitatif by D. Tisnadjaja 6 Reagen yang berperan sebagai Reduktor/Oksidator  Reagen mengalami autooksidasi. Titrasi redoks merupakan bagian dr Titrasi Volumetri yang akan terlaksana dengan baik bila : • Kesetimbangan redoks tercapai dengan cepat setiap penambahan volume titran • Adanya indikator penunjuk TE.stokhiometri • ½ reaksi syst oksidasi dan ½ reaksi syst reduksi saat titrasi selalu terjadi kesetimbangan pada seluruh titik pengamatan 11/05/2012 Kimia analisis kuantitatif by D. Tisnadjaja 7 Pengaruh Konsentrasi & Reaksi dari medium Hubungan antara beda potensial (E) sistim redoks dan konsentrasi bentuk teroksidasi dan tereduksi ditunjukkan oleh pers NERNST sbg turunan dari HK.Termodinamika. RT [spesies tereduksi] E = Eo - ------- ln -------------------------------- (1) nF [spesies teroksidasi] Eo = potensial standard ln = 2,303 log R = konstante gas (8,313 joule) T = temperatur absolut F = konstante Faraday (96500 coulomb) n 11/05/2012 Kimia analisis kuantitatif by D. Tisnadjaja = banyaknya elektron yang ditransf

Recently converted files (publicly available):