• Document: PEMODELAN TARIKAN DAN DISTRIBUSI PERJALANAN KARYAWAN PADA GEDUNG KANTOR BANK DI KOTA SURABAYA (STUDI KASUS: BANK BRI SURABAYA)
  • Size: 4.65 MB
  • Uploaded: 2019-04-15 16:33:54
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

TESIS – RC 142501 PEMODELAN TARIKAN DAN DISTRIBUSI PERJALANAN KARYAWAN PADA GEDUNG KANTOR BANK DI KOTA SURABAYA (STUDI KASUS: BANK BRI SURABAYA) NINA SARASWATI 3115206005 DOSEN PEMBIMBING Dr. Ir. Hitapriya Suprayitno., M.Eng. PROGRAM MAGISTER BIDANG KEAHLIAN MANAJEMEN REKAYASA TRANSPORTASI DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2017 TESIS – RC 142501 TRIP ATTRACTION AND TRIP DISTRIBUTION MODELLING FOR BANK OFFICE IN SURABAYA CITY (CASE STUDY BANK BRI SURABAYA) NINA SARASWATI 3115206005 SUPERVISOR Dr. Ir. Hitapriya Suprayitno., M.Eng. MAGISTER PROGRAM TRANSPORTATION ENGINEERING AND MANAGEMENT DEPARTEMENT OF CIVIL ENGINEERING FACULTY OF CIVIL ENGINEERING AND PLANNING INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2017 PEMODELAN TARIKAN DAN DISTRIBUSI PERJALANAN KARYAWAN PADA GEDUNG KANTOR BANK DI KOTA SURABAYA ( STUDI KASUS: BANK BRI SURABAYA ) Nama Mahasiswa : Nina Saraswati NRP : 3115 206 005 Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Hitapriya Suprayitno, M.Eng ABSTRAK Gedung Kantor Bank merupakan salah satu guna lahan yang cukup banyak menimbulkan arus pergerakan berupa Tarikan Perjalanan, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat model terbaik Tarikan Perjalanan serta Distribusi Perjalanan. Penelitian ini diawali dengan pengambilan data berupa data primer dan data sekunder pada 5 Gedung Bank BRI di Surabaya. Model Tarikan Perjalanan dianalisis dengan menggunakan Metode Regresi Linier Berganda, sedangkan untuk Model Distribusi Perjalanan dianalisis dengan menggunakan 3 Fungsi Hambatan berupa Negatif Power, Negatif Exponensial dan Tanner. Hasil analisis adalah Model Tarikan Perjalanan Sepeda Motor YSM = 51,794 + 0,015 LL – 0,002 LLH R2 = 0,820, Model Tarikan Perjalanan Mobil YM = 14,334 - 0,008 LL + 0,009 LLH R2 = 0,885, Model Tarikan Perjalanan Antar Jemput Sepeda Motor YAJSM = - 0,585 + 0,00011 LL + 0,0026 LLH R2 = 0,538, Model Tarikan Perjalanan Antar Jemput Mobil YAJM = 2,708 + 0,00032 LL + 0,00013 LLH R2 = 0,461, Model Tarikan Perjalanan Angkutan Umum YAU = -2,002 + 0,001 LL + 0,002 LLH R2 = 0,698 ,dan Model Tarikan Perjalanan Total YTOTAL = 64,440 + 0,008 LL + 0,012 LLH, R2 = 0,926. Kemudian hasil perhitungan Sebaran Perjalanan Karyawan dengan menggunakan 3 Fungsi hambatan Negatif Power, Negatif Exponensial dan Tanner yang menghasilkan model terbaik dengan Sum Square Error paling kecil adalah Fungsi hambatan Tanner. Kata Kunci : Gedung Bank, BRI, Pemodelan Transportasi, Tarikan Perjalanan, Distribusi Perjalanan vii HALAMAN INI SENGAJA DI KOSONGKAN viii TRIP ATTRACTION AND TRIP DISTRIBUTION MODELLING FOR BANK OFFICE IN SURABAYA CITY (CASE STUDY OF BANK BRI SURABAYA) Name of Student : Nina Saraswati NRP : 3115 206 005 Supervisor : Dr. Ir. Hitapriya Suprayitno, M.Eng ABSTRACT Bank Office Building is a kind of land use that produce a lot of traffic. Therefore, it is interesting to develop its Trip Attraction and Trip Distribution Model. The research objective to develop the Trip Attraction and Trip Distribution Model. This research was done by collecting of primary and secondary data of 5 BRI Office in Surabaya. In this case, Trip Attraction Models were developed by using Multiple Linear Regression Method, and Trip Distribution Models were developed by using 3 difference functions in the form of Power Negative, Exponential Negative and Tanner. The Trip Attraction Models are as follows: Model Motorcycle is YSM = 51,794 + 0,015 LL - 0,002 LLH R2 = 0,820, Model Car is YM = 14,334 - 0,008 LL + 0,009 LLH R2 = 0,885, Model Fetched by Motorcycle is YAJSM = - 0.585 + 0,00011 LL + 0.002 LLH R2 = 0.538, Model Fetched by Car is YAJM = 2,708 + 0,00032 LL + 0,00013 LLH R2 = 0,461, Model Public Transport is YAU = -2.002 + 0.001 LL + 0.002 LLH R2 = 0.698, and the Total Attraction is YTOTAL= 64.440 + 0.008 LL + 0.012 LLH, R2 = 0.926. Trip Length Distribution Pattern is analyzed by using 3 difference functions : Power Negative, Exponential Negative and Tanner. It is found that, the best model is Tanner Function, by having smallest Sum Square Error. Keywords: Bank Building, BRI, Transport Modelling, Trip Attraction, Trip Distribution ix HALAMAN INI SENGAJA DIKOSONGKAN x KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala karunia dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis yang berjudul Pemodelan Tarikan dan Distribusi Tempat Tinggal Karyawan Pada Gedung Kantor Bank di Surabaya (Studi Kasus: Bank BRI Surabaya). Tesis ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan kuliah Program Magister, Bidang Keahlian Manajemen Rekayasa Transportasi, Departemen Teknik

Recently converted files (publicly available):