• Document: BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI Studi Tentang Peran Balai Latihan Kerja Industri Samarinda Dalam Meningkatkan Kualitas Peserta Pelatihan Kerja Industri
  • Size: 79.06 KB
  • Uploaded: 2019-04-16 12:06:18
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

eJournal Ilmu Pemerintahan, 2014, 2 (1): 2074-2085 ISSN 0000-0000, ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id © Copyright 2014 BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI Studi Tentang Peran Balai Latihan Kerja Industri Samarinda Dalam Meningkatkan Kualitas Peserta Pelatihan Kerja Industri ARWANI AHMAD eJournal Ilmu Pemerintahan Volume 2, Nomor 1, 2014 eJournal Ilmu Pemerintahan , 2014, 2 (1) : 2074-2085 ISSN 0000-0000, ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id © Copyright 2014 BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI Studi Tentang Peran Balai Latihan Kerja Industri Samarinda Dalam Meningkatkan Kualitas Peserta Pelatihan Kerja Industri Arwani Ahmad 1 Abstrak Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui Peran Balai Latihan Kerja Industri Samarinda Dalam Meningkatkan Kualitas Peserta Pelatihan Kerja Industri. Melalui kegiatan Pelatihan, Sertifikasi, dan Penempatan kerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Model Kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan untuk memperoleh data penelitian dengan menggunakan pengamatan langsung dilapangan, serta wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang dipakai adalah model analisis interaktif (interactive model of analysis) dari Mattew B. Milles & A. Michael Huberman yang meliputi kegiatan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan dari penelitian lapangan dan analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa peran BLKI Samarinda dalam meningkatkan kualitas peserta pelatihan kerja industri melalui kegiatan Pelatihan, Sertifikasi dan Penempatan Kerja telah berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kata Kunci : Pelatihan, Sertifikasi, Penempatan Kerja Pendahuluan Perkembangan ekonomi dan perdagangan, telah memacu perubahan struktur ekonomi dan industri yang tentunya akan mempengaruhi jumlah kebutuhan tenaga kerja sebagai sumber daya manusianya. Standart dan kualitas tenaga kerja perlu selalu dipertimbangkan, baik dari jenis maupun kualifikasinya yang cenderung pada kompetensi yang semakin tinggi agar mampu bersaing di pasar nasional, regional, maupun internasional. (Sonaesti, 2010:1) Hal ini perlu segera diantisipasi oleh pemerintah dengan peningkatan mutu sumber daya manusia, agar kualitas tenaga kerja di Indonesia semakin meningkat, dan tidak kalah dengan kualitas tenaga kerja asing. Keberadaan Balai Latihan Kerja Industri merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja yang telah diupayakan oleh pemerintah. Balai Latihan Kerja Industri yang selanjutnya disebut BLKI adalah Unit Pelaksana Teknis di bidang pelatihan 1 Mahasiswa Program S1 Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman. Email: Arwani_Ahmad03@yahoo.com Peran BLKI Samarinda Dalam Meningkatkan Kualitas Peserta Pelatihan (Arwani) kerja industri yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas. Dasar hukum pendirian BLKI Samarinda, yaitu Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I. Nomor: PER.06/MEN/III/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi tanggal 15 Maret 2006, yang telah diubah dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor : PER.16/MEN/VII/2007 tanggal 09 Juli 2007, dan selanjutnya dirubah dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor : PER.07/MEN/IV/2011 tanggal 29 April 2011. Sedangkan maksud dan tujuan didirikannya Balai Latihan Kerja Industri sendiri adalah untuk (1) menghasilkan tenaga kerja Indonesia terutama karyawan industri, dan para pencari kerja yang berkualitas dan kompetitif melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan penempatan tenaga kerja; (2) Mewujudkan kemandirian institusi dalam pengelolaan sumberdaya pelatihan secara profesional dan transparan. Kerangka Dasar Teori Peran Balai Latihan Kerja Industri Peran dapat didefinisikan sebagai sekumpulan fungsi yang dapat dilakukan oleh seorang sebagai tanggapan terhadap harapan-harapan daripada anggota penting sistem sosial yang bersangkutan dan harapan-harapannya sendiri serta jabatan yang ia duduki dalam sistem sosial (Pareek, 1985:2). Walaupun pengertian peran yang didefisinikan oleh para ahli itu berbeda- beda, tetapi kesimpulannya bahwa peran merupakan suatu fungsi yang harus dijalankan melalui pola perilaku seseorang dalam kedudukannya untuk mewujudkan tujuan organisasi. Artinya, pencapaian tujuan suatu organisasi sangat ditentukan oleh peran seseorang yang menjadi bagian penting dari organisasi tersebut. Sedangkan Peran Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) itu sendiri dapat dilihat dari pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya sebagai unit pelaksana teknis di lingkungan direktorat jenderal pembinaan pelatihan dan produktivitas, sesuai dengan yang ter

Recently converted files (publicly available):