• Document: ANALISA POSTUR KERJA TERHADAP AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING MENGGUNAKAN METODE OWAS
  • Size: 193.03 KB
  • Uploaded: 2019-05-16 14:38:49
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa (SENTRA) 2017 ISSN (Cetak) 2527-6042 eISSN (Online) 2527-6050 ANALISA POSTUR KERJA TERHADAP AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING MENGGUNAKAN METODE OWAS Dian Palupi Restuputri*1 , Erry Septya Primadi2, M. Lukman3 1,2,3Universitas Muhammadiyah Malang Kontak person: Dian Palupi Restuputri e-mail: restuputri@yahoo.com Abstrak Proses material handling atau pemindahan barang di PT. Bakti Print di stasiun kerja gudang ke stasiun kerja produksi masih dilakukan secara manual. Operator mengangkat beban seberat 32 kg dari stasiun kerja gudang ke produksi. Hal ini bila berlangsung dalam jangka waktu lama diduga dapat menyebabkan cidera pada operator. Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) merupakan suatu metode untuk mengevaluasi dan menganalisa sikap kerja dari operator yang diamati, meliputi pergerakan tubuh bagian punggung, bshu, tangan, dan kaki termasuk paha, lutut dan pergelangan kaki. Metode ini cepat dalam mengidentifikasi sikap kerja yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Tujuannya adalah melakukan analisa postur kerja operator pada stasiun kerja gudang dan untuk mengidentifikasi postur kerja yang memiliki resiko cidera musculoskeletal. Dari hasil yang ada diketahui terdapat 1 postur kerja dengan postur kerja 2123 yang artinya adalah memerlukan perbaikan secepatnya. Oleh karena ini dibuatlah suatu desain alat bantu pemindahan barang berupa palet gunting yang dapat mengurasi nilai resiko cedera pada pekerja. Kata kunci: Ovako Working Posture Analysis System, OWAS, Manual Material Handling, Postur Kerja 1. Pendahuluan PT. Bakti Print adalah perusahaan yang terletak di kota Malang, tepatnya di Jalan Kemuning Kav. B, Sengkaling dan bergerak di bidang jasa percetakan buku dalam pemindahan material peranan manusia sebagai sumber tenaga kerja masih dominan dalam menjalankan proses produksi terutama kegiatan yang bersifat manual. Salah satu bentuk peranan manusia adalah aktivitas pemindahan material secara manual (Manual Material Handling / MMH). Penggunaan MMH yang dominan bukanlah tanpa sebab, MMH memiliki keunggulan dalam hal fleksibilitas yang tinggi dan murah. Kelebihan MMH bila dibandingkan dengan penanganan material menggunakan alat bantu adalah pada fleksibilitas gerakan yang dapat dilakukan untuk beban - beban ringan. Akan tetapi aktivitas MMH dalam perkerjaan-perkerjaan industri banyak diidentifikasi beresiko besar sebagai penyebab penyakit tulang belakang (low back pain) akibat dari penangan material secara manual yang cukup berat dan posisi tubuh yang salah dalam bekerja. Faktor lain yang dapat menyebabkan penyakit ini adalah beban kerja yang berat, postur kerja yang salah dan pengulangan pekerjaan yang tinggi, serta adanya getaran terhadap seluruh tubuh. Dalam department gudang tedapat 10 para operator masih banyak memindahkan bahan baku secara manual dengan beratdari bahan baku tersebut 25-35 kg dengan jarak antara bahan baku dan pekerjaan 15 cm, dilakukan selama 8 jam secara berulang-ulang sehingga dapat menimbulkan terjadinya cidera yang terjadi pada operator. Dalam hasil kuisioner Nordic Body Map yang telah diberikan terdapat keluhan yang terjadipada operator department gudang sebesar 80% yaitu pada bagian leher atas (postur leher yang terlalu sering membungkuk), bahu kanan (postur pengangkatan beban sering dipusatkan pada bahu) dan punggung (posisi material yang akan diangkat telalu rendah sehingga pekerja posisi ini tidak dapat menjaga kesetabilan tubuh). Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Ovako Working Analysis System (OWAS) merupakan metode yang menganalisa sikap kerja dinamis yang berbahaya ketika pekerja sedang melakukan pekerjaan. Kemudian dari sikap kerja yang diamati ditentukan kategori sikap kerja, dimana terdapat 4 skala kategori sikap kerja pada metode OWAS mulai dari yang tidak beresiko hingga yang memiliki resiko cidera paling tinggi. Sehingga dari hasil pengkatagorian sikap kerja tersebut dapat diketahui postur kerja mana yang perlu mendapatkan perbaikan. Bagian sikap kerjadari pekerja yang diamati meliputi pergerakan tubuh dari bagian punggung, bahu, tangan, dan kaki (termasuk paha, lutut, pergelangan kaki). Oleh karena itu diperlukan penggunaan metode Ovako Working Analysis System SENTRA 2017 III-1 Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa (SENTRA) 2017 ISSN (Cetak) 2527-6042 eISSN (Online) 2527-6050 (OWAS) untuk menganalisa sikap kerja di PT. Bakti Printkarena terdapat aktivitas-aktivitas yang tidak memenuhi tingkat kenyamanan bagi pe

Recently converted files (publicly available):