• Document: MODUL BAHASA INDONESIA KELAS X
  • Size: 763.8 KB
  • Uploaded: 2019-06-12 12:42:20
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

MODUL BAHASA INDONESIA KELAS X Disusun oleh: Cicilia Ingga Kusuma, S. Pd. Bahasa Indonesia 1 EKSPOSISI  Kompetensi Inti KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan  Kompetensi Dasar 3.1 : Memahami struktur dan kaidah teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan 3.3 : Menganalisis teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan Bahasa Indonesia 2 4.4 : Mengabstraksi teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan 4.2 : Memproduksi teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan 4.3 : Menyunting teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan 4.5 : Mengonversi teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan  Indikator 1. Siswa mampu mengemukakan pengertian teks eksposisi 2. Siswa mampu menyebutkan ciri-ciri teks eksposisi 3. Siswa mampu membandingkan teks eksposisi dengan teks deskriptif, argumentatif, naratif, dan eksplanasi 4. Siswa mampu membuat teks eksposisi 5. Siswa mampu mengubah teks eksposisi menjadi teks deskriptif, argumentatif, naratif, dan eksplanasi Tahukah kalian..?? 1. Pengertian Teks Eksposisi Teks eksposisi adalah karangan yang berisi pemaparan atau penginformasian mengenai sesuatu tanpa harus memberikan kesimpulan. Tujuan teks eksposisi yaitu menjelaskan maksud dan tujuan suatu karangan. Bahasa Indonesia 3 2. Ciri-ciri Teks Eksposisi a. Karangan eksposisi bersifat nonfiksi atau ilmiah b. Karangan eksposisi bertujuan menjelaskan atau memaparkan sesuatu c. Karangan eksposisi berdasarkan fakta d. Karangan eksposisi tidak bermaksud mempengaruhi pembaca 3. Struktur Teks Eksposisi 4. Contoh Teks Eksposisi Remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak ke masa awal dewasa. Usia remaja berada pada kisaran 10 tahun sampai dengan usia 21 tahun. Pada masa itu, remaja mencari identitas dirinya. Oleh karena itu, remaja harus mendapat pendidikan karakter agar dapat mengarahkan minatnya pada kegiatan- kegiatan positif. Pendidikan karakter yang dapat diberikan pada remaja, antara lain perilaku jujur, kreatif, percaya diri, santun, dan peduli. Bahasa Indonesia 4 Masa gejolak itu merupakan masa sulit sehingga remaja memerlukan pengendalian diri yang kuat ketika berada di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat. Dalam keadaan seperti ini, remaja membutuhkan orang dewasa untuk mengarahkan dirinya. Untuk itu, agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif, remaja harus dibekali dengan pendidikan karakter. Pendidikan karakter dapat membentuk mereka menjadi remaja berprestasi. Di dalam pendidikan karakter, mereka diajari nilai religius yang menguraikan kebaikan agar remaja tumbuh sebagai manusia yang peka pada lingkungan sosial. Di samping itu, mereka diajari juga nilai toleransi dan nilai cinta damai atau nilai- nilai kemanusiaan yang membentuk remaja sehingga mempunyai sifat pengasih, berbudi pekerti, dan cinta damai. Dalam pendidikan karakter, mereka juga diajari sikap mandiri, dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi se

Recently converted files (publicly available):