• Document: KAJIAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara L) BERDASARKAN TINGKAT KEPOLARAN PELARUT
  • Size: 589.6 KB
  • Uploaded: 2018-12-07 09:57:52
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

KOVALEN, 2(3):16-23, Desember 2016 ISSN: 2477-5398 KAJIAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara L) BERDASARKAN TINGKAT KEPOLARAN PELARUT [Study of Antioxidant Activity of Tembelekan(Lantana camara L) Leaf Extract Based on Level Polar Solvent] Oktavian Mangela1*), Ahmad Ridhay 1), Musafira1) 1) Jurusan Kimia FMIPA Universitas Tadulako, Palu Jl. Soekarno Hatta Km.9, Kampus Bumi Tadulako Tondo Palu, Telp. 0451- 422611 Diterima 7 Mei 2016, Disetujui 30 Juni 2016 ABSTRACT The investigation about the antioxidant activity of tembelekan (Lantana camara L) leaf extract based on level polar solvent . Has been done the aim of this study was to determine the IC 50 value and to know the content of antioxidant compounds from tembelekan leaf extract based on the level of polar solvent the extraction of tembelekan leaf was done with maceration method . The result showed that ethyl acetate extract of tembelekan leaf has the highest antioxidant activity with IC 50 value was 71,70 ppm. Keywords: Tembelekan ( Lantana Camara L ) , IC50 , Antioxidant , DPPH ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang kajian aktivitas antioksidan ekstrak daun tembelekan (Lantana camara L) berdasarkan tingkat kepolaran pelarut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai IC50 dan mengetahui kandungan senyawa antioksidan dari ekstrak daun tembelekan berdasarkan tingkat kepolaran pelarut. Ekstraksi daun tembelekan dilakukan dengan menggunakan metode maserasi. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etil asetat daun Tembelekan memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai IC 50 sebesar 71,70. Kata kunci: Tembelekan (Lantana Camara L) , IC50 , Antioksidan, DPPH *)Coresponding Author: Oktavianmangela@yahoo.com Oktavian Mangela dkk. 16 KOVALEN, 2(3):16-23, Desember 2016 ISSN: 2477-5398 LATAR BELAKANG sifat oksidasi yang berperan dalam menetralisasi radikal bebas (Panovska et Pengobatan secara tradisional al., 2005). umumnya menggunakan ramuan yang Tumbuhan tembelekan (Lantana berasal dari tumbuhan, baik berupa akar, camara L) digunakan masyarakat secara kulit batang, kayu, daun, bunga atau empiris untuk mengobati beberapa macam bijinya. Salin itu, ada pula yang berasal dari penyakit seperti batuk, luka, peluruh air organ binatang dan bahan-bahan mineral. seni, peluruh keringat, peluruh haid, Agar supaya pengobatan tersebut dapat penurun panas, obat bengkak, encok dan dipertanggung-jawabkan maka diperlukan bisul (Mardisiswojo dan Mangunsudarso penelitian-penelitian ilmiah seperti 1968). Tumbuhan tembelekan merupakan penelitian-penelitian dibidang farmakologi, tanaman liar yang tumbuh tanpa perawatan toksikologi, identifikasi dan isolasi zat kimia khusus. Kandungan metabolit sekunder aktif yang terdapat dalam tumbuhan. pada daun tembelekan seperti minyak Tumbuhan mengandung metabolit atsiri, fenol, flavonoid, karbohidrat, protein, sekunder yang dapat berpotensi sebagai alkaloid, glikosida, glikosida iridoid, etanoid antioksidan, diantaranya adalah alkaloid, fenil, oligosakarida, quinin, saponin, flavonoid, senyawa fenol, steroid, dan steroid, terpenoid, sesquiterpenoid dan terpenoid (Marliana, 2007). Senyawa tanin dapat berpotensi sebagai antioksidan antioksidan dari tumbuhan dapat diperoleh (Venkatachalam et al., 2011; Kensa, 2011; dengan cara ekstrasi menggunakan

Recently converted files (publicly available):