• Document: Harmonisasi hak dan kewajiban asasi manusia dalam perspektif pancasila PKN I XI.SOSIAL.1
  • Size: 3.29 MB
  • Uploaded: 2019-07-21 04:13:09
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Harmonisasi hak dan kewajiban asasi manusia dalam perspektif pancasila PKN I XI.SOSIAL.1 Konsep hak dan kewajiban asasi manusia Substansi hak dan kewajiban asasi manusia dalam pancasila Kasus pelanggaran hak asasi manusia Upaya penegakan hak asasi manusia a. Konsep Hak dan Kewajiban Asasi Manusia Makna hak asasi manusia Hak Asasi Manusia adalah hak-hak yang ada pada setiap manusia yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia (Jan Materson) Dari pengertian tersebut, maka pada hakikatnya dalam HAM terkandung dua makna : 1. HAM merupakan hak alamiah yang melekat pada diri seseorang sejak ia dilahirkan. Tidak ada seorangpun yang diperkenankan merampas hak tersebut dari tangan pemiliknya. Bila HAM dicabut dari tangan pemiliknya, manusia akan kehilangan eksistensinya sebagai manusia. 2. HAM merupakan instrumen atau alat untuk mejaga harkat dan martabat manusia sesuai dengan kodrat kemanusiaannya yang luhur. Makna Kewajiban Asasi Manusia Contoh bentuk perwujudan kewajiban asasi manusia (gotong royong, tolong menolong) ta Kewajiban asasi manusia yang harus dipenuhi: 1. kewajiban manusia untuk menjalankan tugas sebagai manusia, 2. kewajiban moral atas dasar norma benar dan salah sebagaimana diterima dan diakui oleh masyarakat, 3. kewajiban sosial atas dasar norma dan tingkah laku lingkungan sosial, dan yang paling penting adalah 4. kewajiban kepada Tuhan Sang Pencipta. Kewajiban asasi manusia akan membuat kehidupan menjadi lebih baik dengan pemenuhan kewajiban yang harus dilakukan sekaligus untuk dapat memenuhi hak asasi manusia. Hak dan kewajiban asasi merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Keduanya memiliki hubungan sebab akibat. Seseorang mendapatkan haknya dikarenakan dipenuhinya kewajiban yang dimiliki. b.Substansi Hak dan Kewajiban Asasi manusia dalam Pancasila Pancasila merupakan ideologi yang mengedepankan nilai-nilai kemanusian. Pancasila menjamin hak asasi manusia melalui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai-nilai Pancasila dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu nilai ideal, nilai instrumental dan nilai praksis. Ketiga kategori nilai Pancasila tersebut mengandung jaminan atas hak asasi manusia. 1. Hak dan Kewajiban Asasi Manusia dalam Nilai Dasar Pancasila Nilai dasar berkaitan dengan hakikat kelima sila pancasila. Nilai nilai dasar tersebut bersifat universal, sehingga didalamnya terkandung cita cita, tujuan, serta nilai nilai yang baik dan benar. Hubungan antara hak dan kewajiban asasi manusia dengan Pancasila dapatdijabarkan secara singkat sebagai berikut : a.Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa menjamin hak kemerdekaan untuk memeluk agama, melaksanakan ibadah dan menghormati perbedaan agama. b. Sila Kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab menempatkan hak setiap warga negara pada kedudukan yang sama dalam hukum serta memiliki kewajiban dan hak-hak yang samauntuk mendapat jaminan dan perlindungan hukum. c. Sila Ketiga, Persatuan Indonesia mengamanatkan adanya unsur pemersatu diantara warganegara dengan semangat gotong royong, rela berkorban dan menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan, hal ini sesuai dengan prinsip hak asasi manusia dimana hendaknya sesama manusia bergaul satu sama lainnya dalam semangat persaudaraan. d.Sila Keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalamPermusyawaratan ) Perwakilan dicerminkan dalam kehidupan pemerintahan, bernegara,dan bermasyarakat yang demokratis. menghargai hak setiap warga negara untuk bermusyawarah mufakat yang dilakukan tanpa adanya tekanan, paksaan, ataupun intervensi yang membelenggu hak -hak partisipasi masyarakat e. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengakui hak milik Perorangan dan dilindungi pemanfaatannya oleh negara serta memberi kesempatan sebesar besarnya pada masyarakat. 2. Hak dan Kewajiban Asasi Manusia dalam Nilai Instrumental Pancasila Nilai instrumental adalah nilai yang menjadi pedoman pelaksanaan dari nilai dasar. Nilai dasar belum dapat bermakna sepenuhnya apabila belum memiliki formulasi serta parameter atau ukuran yang jelas dan konkrit. Pada umumnya berbentuk ketentuan ketentuan konstitusional mulai dari UUD sampai Peraturan Daerah. Adapun, peraturan perundang undangan yang menjamin hak asasi manusia di antaranya sebagai berikut : • Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terutama Pasal 28 A – 28 J • Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia. Di dalam Tap MPR tersebut terdapat Piagam HAM Indonesia. • Ketentuan dalam undang-undang organik berikut : 1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1998 tentang Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman yang Kejam, Tidak Manusiawi, atau Merendahkan Martabat Manusia. 2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. 3) Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Man

Recently converted files (publicly available):