• Document: Contohnya adalah saat Mochtar memanfaatkan kepercayaan om Liem (Liem Sioe Liong) untuk menjadi kaya raya.
  • Size: 103.71 KB
  • Uploaded: 2019-07-21 08:49:08
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

The Lippo Way ! By John. "Senin sampai Jumat bohongi orang. Sabtu Minggu bohongi TUHAN". Prakata Mochtar Riady, James Riady dan Lippo Group nya, adalah nama yang saya sangat kagumi. Seorang pria terhormat, murah hati, kaya raya dan penginjil yang disegani. Saya ingat dulu, waktu dimana saya selalu mencoba mendatangi dimana beliau memberikan ceramah. Saya selalu penasaran akan rahasia sukses mereka. Saya bertanya dan saya meneliti. Namun semua informasi yang saya peroleh tidak pernah memuaskan saya. Ambilah contoh pepatah terkenal dari Mochtar : Lie Yi Lian Dje. Lie berarti ramah, Yi memiliki karakter yang baik, Lian adalah kejujuran, sedangkan Dje adalah memiliki rasa malu. Bagus, tapi tidak cukup untuk membantu saya jadi sukses. Satu hal yang sedikit banyak ada manfaatnya adalah kata‐kata Mengejar dan menunggang kuda. Yang artinya adalah menumpang pada orang yang lebih sukses untuk mempercepat kesuksesan kita. Contohnya adalah saat Mochtar memanfaatkan kepercayaan om Liem (Liem Sioe Liong) untuk menjadi kaya raya. Tapi ini belum cukup. Sayapun terus berdoa agar diberikan petunjuk, supaya bisa menjadi sukses seperti Mochtar Riady. Seorang hamba Tuhan dan pengusaha besar yang sangat sukses. Hingga akhirnya, doa saya itu terjawab. Terjawab melalui cara yang sama sekali tidak saya duga. Lippo berbisnis dengan keluarga saya. Tepatnya om saya. Kami sangat excited mendengar kabar itu. Om juga tiap hari membanggakannya pada kami. Saat akhirnya kami diundang oleh James untuk bertemu dengannya, betapa girang hati kami. Helikopter, Rols Royce dan Bangunan yang megah mempesona kami. Sesuai dengan gambaran kami terhadap para Riady. Kami disambut hangat oleh James. Dia orangnya ramah dan menyenangkan. Jadinya kamimau saja diajak join bisnis. Waktu berlalu dan kami kehilangan bisnis keluarga kami. Bisnis yang dirintis susah payah oleh Opa. Semua diambil Lippo tanpa kami sadari. Perlu waktu lama bagi kami untuk menyadari kalau kami sudah dikerjai. Dikerjai dengan sangat rapi tanpa melanggar hukum. CLEAR AND CLEAN istilahnya. Disanalah saya baru sadar seperti apa rupa Lippo yang sesungguhnya. Tehnik bisnis dia yang sesungguhnya. Dan jawaban yang saya cari selama ini, yaitu cara sukses ala Lippo. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya. saya mengetahui teknik bisnis yang begitu licin dan kejam. Teknik ini terus ada di kepala saya selama bertahun‐tahun, hingga saya tidak tahan lagi dan harus menumpahkannya. Tapi tiap kali saya ingin mempraktekannya, hati nurani saya selalu menghalanginya. Maka itu, saya putuskan untuk menuliskannya dalam sebuah buku. Karena tidak ada yang mau menerbitkannya, danketakutan saya untuk menyebut nama asli saya disini, maka biarlah pengetahuan ini saya bagikan secara Cuma‐Cuma. Daftar isi : Bab 1. Cara kerja Bisnis Lippo Bab 2. CARA HALUS Bab 3. CARA KASAR Bab 4. MENCURI ILMU Bab 5. MUKA TEBAL Bab 6. MANIPULASI SAHAM Bab 7. SERANGAN GELAP Bab 8. TUMBAL BAB 1 Cara kerja Bisnis Lippo Dulu saya pikir, Lippo itu adalah bisnisnya properti dan bank. Tapi setelah berbisnis dengan mereka, ternyata semua itu hanya topeng. Pada dasarnya, bisnis lippo dapat dibagi 2. Yaitu bisnis normal dan bisnis manipulasi. Kedua bisnis ini saling berkolaborasi satu sama lain. Bisnis normal akan menjadi pembuka jalan, dan bisnis manipulatif akanmemanennya. Juga sebaliknya, bisnis manipulatif akan membuka jalan bagi bisnis normal mereka. Contoh : Pada jaman jayanya Lippo Bank, adalah salah satu bank besar yang sangat disegani di Indonesia dengan berbagai produk kreatifnya. Tapi Bank ini memiliki sisi gelap, karena digunakan oleh pemiliknya untuk merampas bisnis orang lain. Misalnya, jika anda adalah seorang pebisnis sukses yang memiliki rekening di lippo dan memiliki perputaran keuangan yang baik, maka anda akan langsung masuk radar mereka. Semua data anda akan dikumpulkan. Setelahnya anda akan ditawarkan kredit, untuk memancing anda membuka isi perut anda (rahasia bisnis). Setelah rahasia anda terbongkar, Lippo akan membuat bisnis tiruan. Setelah itu, supplier anda akan diajak untuk jangan mensupply pada anda dengan iming‐iming kredit. Demikian juga dengan pelanggan anda. Akibatnya, bisnis anda akan tercekik dan mati. Saat itulah dia datang sebagai pahlawan untuk membelinya. Setelah dibeli, dia akan mengucurkan kredit besar untuk bisnis ini, meluncurkannya ke pasar saham dan mengambil untung besar dengan menggoreng sahamnya. Saham yang digoreng inipun nanti setelah harganya mahal akan dia jual. Pas dia jual, harga akan jatuh ke titik nadir. Setelahnya dia beli lagi dengan harga murah. Begitu terus sampai minat masyarakat pada saham ini hilang. Berdasarkan contoh itu, dapat disimpulkan bahwa bisnis bank lippo adalah bisnis normal yang digunakan untuk bisnis manipulatif, yang kemudian membuat lippo memiliki bisnis normal hasil rampasan, yang digunakannya lagi untuk memanipulasi investor agar berinvestasi padanya dan mencuri uang mereka. Untuk melakukan ini, mereka memerlukan senjata. Apa saja senjata itu? Senjata Lippo 1. Koneksi Pemerintah 2. Citra yang baik 3. Pameran Kemewahan 4. Menjual mimpi 5.

Recently converted files (publicly available):