• Document: ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA MERAUKE
  • Size: 446.93 KB
  • Uploaded: 2019-01-13 00:54:59
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Jurnal Ilmiah Mustek Anim Ha Vol. 2 No. 1, April 2013 ISSN 2089-6697 ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA MERAUKE Anton Topan topan.anton@yahoo.co.id Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Musamus ABSTRAK Perkembangan pembangunan di kota Merauke ini tidak di imbangi dengan penataan taman kota yang baik dan belum diterapkannya peraturan Dirjen Tata Ruang Kota khususnya aturan mengenai RTH (ruang terbuka hijau), hal ini dapat kita lihat dari taman kota Mandala yang belum memiliki sarana yang memadai untuk memenuhi akan kebutuhan sarana berolah raga maupun bersantai disetiap akhir pekan untuk menghilangkan kejenuhan selama seminggu bekerja. Penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung kelokasi penelitian yaitu pada taman kota Merauke yang berada di jln. Raya Mandala, melakukan studi literature mengenai aturan perkotaan khususnya ruang terbuka hijau (RTH), melakukan analisis dengan pedoman penyediaan dan pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Perkotaan yang di keluarakan oleh Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 05/PRT/M/2008, dengan standar Kementrian Pekekrjaan Umum yang ada, menyimpulkan hasil dari penelitian sehingga menjadi suatu bahan masukan bagi pemerintah/instansi terkait serta sebagai informasi bagi masyarakat luas khususnya masyarakat Kota Merauke. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa fasilitas yang terdapat pada taman Kota Merauke masih belum memenuhi standar yang ada dan masih memerlukan tambahan fasilitas seperti area bermain anak, kursi, wc umum, parkiran sehingga taman kota ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat di nikmati oleh masyarakat luas Kata kunci: Ruang Terbuka Hijau, Taman Kota, Merauke PENDAHULUAN Gunea, sebelah Selatan dan Barat Kabupaten Merauke terletak paling berbatasan dengan Laut Arafura. Kabupaten timur di wilayah nusantara dan merupakan Merauke terdiri atas 20 Distrik, yaitu salahsatu Kabupaten di Provinsi Papua yang Merauke, Naunkenjerai, Sota, Tanah berbatasan langsung dengan Negara Papua Miring, Jagebob, Elikobel, Ulilin, Muting, New Guinea.Letak geografis Kabupaten Animha, Kuprik, Semangga, Malind, Merauke antara 137 30′ 141 00 BT o o dan Okaba, Kaptel, Ngguti, Tubang, Ilwayab, o o 6 00 9 00 LS, dengan luaswilayah 45.075 Kimaam, Tabonji, dan Waan. Dengan Km2. Sebelah Utara. jumlah kampung dan kelurahan masing- Kabupaten Merauke berbatasan masing 160 kampung dan 8 kelurahan. dengan Kabupaten Boven Digoel dan Adapun jumlah penduduk Kabupaten Kabupaten Mappi, sebelah Timur Merauke sebesar 155.783 jiwa (data tahun berbatasan dengan Negara Papua New 2006). 1 Jurnal Ilmiah Mustek Anim Ha Vol. 2 No. 1, April 2013 ISSN 2089-6697 Merauke merupakan salahsatu 2. Pengatur iklim mikro agar sistem kabupaten yang perkembangannya cukup sirkulasi udara dan air secara alami pesat di Papua, hal ini dapat di lihat dari dapat berlangsung lancar; berbagai aspek diantaranyaa spek 3. Sebagai peneduh; produsen pendidikan dimana telah banyak sarana oksigen; penyerap air hujan; pendidikan yang telah ada di Kota Merauke penyedia habitat satwa; penyerap mulai dari PAUD sampai dengan polutan media udara, air dan tanah, perguruantinggi (Universitas Musamus serta penahan angin. Merauke), aspek sarana dan prasarana dapat b. Fungsi tambahan (ekstrinsik) yaitu: di lihat bangunan pertokoaan maupun hotel, 1. Fungsi sosial dan budaya: serta dari aspek social budaya. Menggambarkan ekspresi budaya Perkembangan pembangunan di Kota local, merupakan media Merauke ini tidak diimbangi dengan komunikasi warga kota, tempat penataan Kota yang baik dan belum rekreasi, pendidikan, penelitian, diterapkannya peraturan Dirjen Tata Ruang dan pelatihan dalam mempelajari Kota khususnya aturan mengenai RTH alam. (ruangt erbuka hijau), hal ini dapat kita lihat

Recently converted files (publicly available):