• Document: Metode Simpleks Dalam Optimalisasi Hasil Produksi
  • Size: 454.97 KB
  • Uploaded: 2019-03-14 14:55:59
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS, Vol.1, No. 1, Desember 2016, 27 – 36 E-ISSN: 2548-3412 27 Metode Simpleks Dalam Optimalisasi Hasil Produksi 1.* Andi Saryoko 1 Teknik Informatika; Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri Jakarta; Jl. Kramat Raya No.18 Jakarta Pusat, telp: (021)3100413/fax (021)3144869; email: andi.asy@nusamandiri.ac.id *Korespondensi: e-mail: andi.asy@nusamandiri.ac.id Diterima: 20 Oktober 2016; Review: 26 Oktober 2016; Disetujui: 1 November 2016 Cara sitasi: Saryoko A. 2016 Metode Simpleks Dalam Optimalisasi Hasil Produksi. Informatics for Educators and Professionals. 1 (1): 27 – 36. Abstrak: Linear programming merupakan salah satu cara dalam menyelesaikan masalah optimasi produksi. Salah satu masalah yang dihadapi oleh CV Irah Sidarasa adalah menentukan jumlah produksi yang optimum sehingga diperoleh keuntungan yang maksimum. Masalah optimasi produksi CV Irah Sidarasa adalah menentukan keuntungan maksimum dari dua jenis produk yang dihasilkan yaitu kue panada dan bola-bola ragout. Kendala yang dihadapi berupa keterbatasan sumber daya produksi yaitu bahan baku tepung terigu, telur ayam dan tenaga kerja. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menerapkan linear programming. Dengan pemecahan masalah menggunakan metode simplex secara manual dan menggunakan program POM-QM for Windows diharapkan diperoleh hasil keuntungan maksimum. Kata Kunci: linear programming, optimasi produksi, simpleks Abstract: Linear programming is one of many way in solving optimization problems of production. One of the problems faced by the CV Irah Sidarasa is to determine the optimum amount of production in order to obtain the maximum profit. Production optimization problems of CV Irah Sidarasa is to determine the maximum advantage of two type of products, namely Cake Panadas and Bola-bola ragout. Obstacles encountered in the form of the limited resources, namely the production of raw material powder, egg chicken and labor. This problem can be solved by applying linear programming. By solving problems using simplex method manually and using POM-QM for Windows program obtained the maximum benefit results. Key Word: linear programming, production optimization, simpleks 1. Pendahuluan Seiring dengan berkembangnya bisnis yang disertai persaingan yang begitu ketat banyak sekali masalah yang muncul dan turut mempengaruhi nafas kehidupan dari usaha produksi kue berskala kecil. Dengan kondisi seperti ini banyak usaha produksi kue kecil yang harus berjuang untuk tetap melaksanakan aktifitas usaha produksi kue terutama kegiatan produksi agar kelangsungan hidup usaha produksi kue bisa berkembang terus. Untuk menjaga kelangsungan dan berkembangnya usaha produksi kue diperlukan langkah-langkah untuk dapat mengalokasi bahan baku serta meningkatkan laba. Oleh sebab itu diperlukan suatu usaha menggunakan suatu metode dalam menentukan kombninasi yang tepat pengunaan Andi Saryoko || Metode Simpleks Dalam ... E-ISSN: 2548-3412; 27 – 36 28 faktor produksi dari produk yang di buat serta kombinasi dari produk yang dihasilkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dapat digunakan metode simpleks. Menurut Ruminta (2014:327) mendefinisikan “Pemrograman Linier (PL) adalah metode optimasi untuk menemukan nilai optimum dari fungsi tujuan linier pada kondisi pembatasan- pembatasan (constraints) tertentu”. Menurut Ruminta (2014:327) menyatakan pembatasan- pembatasan tersebut biasanya keterbatasan yang berkaitan dengan sumber daya seperti: a. Bahan mentah b. Uang c. Waktu d. Tenaga kerja dll. Persoalan pemrograman linier dapat ditemukan pada berbagai bidang dan dapat digunakan untuk membantu membuat keputusan untuk memilih suatu alternatif yang paling tepat dan pemecahan yang paling baik (the best solution). Aplikasi pemrograman linier misalnya untuk keperluan: a. Relokasi sumber daya, b. Produksi campuran, c. Penjadwalan, d. Keputusan investasi, e. Perencanaan produksi, f. Masalah transportasi, logistik, dll. Ada tiga elemen penting dalam pemrograman linier menurut Ruminta (2014:328) yaitu: a. Variabel keputusan (decision variables): adalah variabel yang nilai- nilainya dipilih untuk dibuat keputusan. b. Fungsi tujuan (objective function): adalah fungsi yang akan dioptimasi (dimaksimumkan atau diminimumkan). c.

Recently converted files (publicly available):