• Document: BAB V PERHITUNGAN KONSTRUKSI
  • Size: 523.39 KB
  • Uploaded: 2019-07-20 03:25:16
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

BAB V PERHITUNGAN KONSTRUKSI V-1 BAB V PERHITUNGAN KONSTRUKSI 5.1. TINJAUAN UMUM Pada pembangunan konstruksi jembatan ini, sebelumnya harus dilakukan perhitungan perencanaan konstruksi. Yang dimaksud dalam perencanaan adalah berupa perhitungan-perhitungan elemen-elemen struktural pembentuk konstruksi jembatan secara keseluruhan. Perhitungan dimaksudkan agar konstruksi jembatan dapat dibangun sesuai dengan rancangan awal baik dari segi mutu ( kualitas ) bangunan , umur rencana , segi keamanan dan kestabilan struktur serta alokasi biaya pembangunan konstruksi tersebut. Perencanaan tersebut dapat dijelaskan secara umum , sesuai dengan urut- urutannya sebagai berikut : 1. Perencanaan bangunan atas jembatan , meliputi : • Tiang sandaran • Lantai trotoir • Pelat lantai • Balok prategang • Diafragma • Andas / perletakan • Pelat injak. 2. Perencanaan bangunan bawah , meliputi : • Abutment jembatan. • Perencanaan Pondasi 3. Perencanaan oprit jembatan. Laporan Tugas Akhir Perencanaan Jembatan Tarakan Di Wilayah Timur Ruas Jalan Jepara - Tayu BAB V PERHITUNGAN KONSTRUKSI V-2 Perencanaan elemen-elemen struktural pembentuk konstruksi jembatan, secara detail akan disajikan dalam sub-sub bab sesuai dengan jenis elemennya. 5.2 SPESIFIKASI BAHAN 5.2.1. Penentuan bahan Konstruksi jembatan secara umum : 1. Konstruksi atas : a. Tiang sandaran • Mutu beton : K-225 ( f’c = 22,5 Mpa ) • Mutu baja : BJTP 24 ( fy = 240 Mpa ) b. Lantai trotoir • Mutu beton : K – 225 ( f’c = 22,5 Mpa ) • Mutu baja : BJTP 24 ( fy = 240 Mpa ) c. Lantai jembatan • Mutu beton : K- 225 ( f’ c = 22,5 Mpa ) • Mutu baja : BJTP 24 ( fy = 240 Mpa ) d. Diafragma • Mutu beton : K-350 ( f’c = 35 Mpa ) • Mutu baja : BJTP 24 ( fy = 240 Mpa ) e. Beton prategang • Mutu beton : K-500 ( f’c = 50 Mpa ) • Mutu baja : BJTD 40 ( fy = 400 Mpa ) f. Plat injak • Mutu beton : K-225 ( f’c = 22,5 Mpa ) • Mutu baja : BJTP 24 ( fy = 240 Mpa ) 2. Bangunan bawah / Abutment • Mutu beton : K- 450 ( f’c = 22,5 Mpa ) • Mutu baja : BJTP 24 ( fy = 240 Mpa ) Laporan Tugas Akhir Perencanaan Jembatan Tarakan Di Wilayah Timur Ruas Jalan Jepara - Tayu BAB V PERHITUNGAN KONSTRUKSI V-3 3. Pondasi • Jenis : Plat Menerus • Mutu beton : K- 450 ( f’c = 45 Mpa ) • Mutu baja : BJTP 24 ( fy = 240 Mpa ) 5.2.2. Penentuan karakteristik bahan : • Untuk K-225 ( f ‘c = 22,5 Mpa ) dan BJTP 24 ( fy = 240 Mpa ) 1,4 1,4 ρmin = = = 0,0058 fy 240 ⎡ 0,85 f ' c 600 ⎤ ρmax = 0,75 x β1 ⎢ x ⎥ dan β1 = 0 ,85 ⎣ fy 600 + fy ⎦ ⎡ 0,85x 22,5 600 ⎤ = 0,75 x 0,85 ⎢ x = 0,0362 ⎣ 240 600 + 240 ⎥⎦ • Untuk K-350 ( f ‘ c = 35 Mpa ) dan BJTP 24 ( fy = 240 Mpa ) 1,4 1,4 ρmin = = = 0 ,0058 fy 240 ⎡ 0,85 f ' c 600 ⎤ ρmax = 0,75 x β1 ⎢ x ⎥ dan β1 = 0 ,85 ⎣ fy 600 + fy ⎦ ⎡ 0,85x 35 600 ⎤ = 0,75 x 0,85 ⎢ x = 0 ,0564 ⎣ 240 600 + 240 ⎥⎦ • Untuk K-500 ( f ‘ c = 50 Mpa ) dan BJTD 40 ( fy = 400 Mpa ) 1,4 1,4 ρmin = = = 0 ,0035 fy 400 ⎡ 0,85 f ' c 600 ⎤ ρmax = 0,75 x β1 ⎢ x ⎥ dan β1 = 0 ,85 ⎣ fy 600 + fy ⎦ ⎡ 0,85x 50 600 ⎤ = 0,75 x 0,85 ⎢ x = 0 ,0406 ⎣ 400 600 + 400 ⎥⎦ 5.3. PERENCANAAN BANGUNAN ATAS JEMBATAN Bangunan atas jembatan merupakan bagian jembatan yang menerima langsung beban dari kendaraan atau orang yang melewatinya. Secara umum bangunan atas terdiri dari beberapa komponen utama , antara lain : Tiang sandaran Laporan Tugas Akhir Perencanaan Jembatan Tarakan Di Wilayah Timur Ruas Jalan Jepara - Tayu BAB V PERHITUNGAN KONSTRUKSI V-4 , lantai trotoir , lantai jembatan , balok prategang , diafragma , andas / perletakan dan plat injak. Perencanaan bangunan atas pada pembangunan jembatan Tarakan meliputi :

Recently converted files (publicly available):