• Document: APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PENILAIAN PROPORSI LUAS LAUT INDONESIA
  • Size: 517.04 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 04:05:15
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Aplikasi Sistem Informasi Geografis dalam Penilaian Proporsi Luas Laut .........................................................(Ramdhan, M. dan Arifin, T.) APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PENILAIAN PROPORSI LUAS LAUT INDONESIA (Application of Geographic Information System for Assessment of Indonesia Marine Proportion) Muhammad Ramdhan1 dan Taslim Arifin2 1 Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir, KKP 2 Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, KKP Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta 14430 E-mail : m.ramdhan@kkp.go.id Diterima (received): 17 Oktober 2013; Direvisi (revised): 10 November 2013; Disetujui dipublikasikan (accepted): 21 November 2013 ABSTRAK Wilayah perairan Indonesia meliputi laut teritorial Indonesia, perairan kepulauan, dan perairan pedalaman. Laut sebagai komponen wilayah yang utama dari negara kepulauan perlu mendapat perhatian khusus. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan suatu sistem berbasiskan komputer yang digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi informasi-informasi geografis, termasuk di dalamnya penilaian proporsi laut. Penelitian ini menyajikan aplikasi pengolahan peta digital untuk menghitung luasan suatu wilayah, dengan tujuan memperoleh angka proporsi laut Indonesia. Hasil yang diperoleh adalah proporsi wilayah laut terhadap luas keseluruhan NKRI adalah 76,94 %. Dari keseluruhan laut tersebut yang menjadi kewenangan pusat adalah 78,86 % dan kewenangan daerah adalah 21,14 %. Kata Kunci: SIG, luas laut, proporsi, wilayah NKRI ABSTRACT Indonesian waters area includes the Indonesian territorial sea, archipelagic waters, and inland waters. Sea as a major component of the area of the archipelagic nation needs special attention. Geographic Information Systems (GIS) is a system (computer-based) that are used to store and manipulate geographic information, including the proportion of marine assessment. This study presented the application of digital map processing to calculate the area of a region, with the aim of obtaining the proportion of Indonesian sea figures. The result showed the proportion of sea area to the total area of the Republic of Indonesia was 76.94 %. Of the whole sea under the authority of the cental government was 78.86 % and 21.14 % was in the regional government authority. Keywords: GIS, sea area, proportion, Indonesia region PENDAHULUAN (2013), luas wilayah daratan Indonesia ± 2.012.402 km2 dan luas perairannya ± 5.877.879 Deklarasi Djuanda menyatakan bahwa Indonesia km2. Fakta fisik inilah yang menjadikan Indonesia menganut prinsip negara kepulauan (Archipelagic merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan State), sehingga perairan antar pulau pun diakui oleh dunia internasional. merupakan wilayah Republik Indonesia (RI) dan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang bukan kawasan bebas. Deklarasi Djuanda Hukum Laut menjamin kedaulatan NKRI terhadap selanjutnya diresmikan menjadi UU No.4/PRP/1960 perairan pedalaman, perairan teritorial serta zona tentang Perairan Indonesia. Akibatnya luas wilayah ekonomi eksklusif untuk keperluan eksplorasi dan Republik Indonesia berganda 2,5 kali lipat dari eksploitasi, konservasi dan pengelolaan sumber 2.027.087 km² menjadi 5.193.250 km². Dengan kekayaan alam, baik hayati maupun non-hayati. perhitungan 196 garis batas lurus (straight Berdasarkan Pasal 77 UNCLOS 1982 negara baselines) dari titik pulau terluar, terciptalah garis pantai menikmati hak berdaulat untuk maya batas mengelilingi RI sepanjang 8.069,8 mil mengeskplorasi dan mengeksploitasi sumberdaya laut. alam di landas kontinen yang berada dalam batas Pada Tahun 1982 Deklarasi Djuanda diterima 200 mil zona ekonomi eksklusif. Hak-hak tersebut dan ditetapkan dalam konvensi hukum laut PBB ke- bersamaan dengan hak-hak yang dinikmati III Ta

Recently converted files (publicly available):