• Document: Laju reaksi menunjukkan perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi persatuan waktu.
  • Size: 172.93 KB
  • Uploaded: 2019-04-17 02:11:49
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Bab IV Laju Reaksi Sumber: Ebbing, General Chemistry Laju reaksi menunjukkan perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi persatuan waktu. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. mendeskripsikan pengertian laju reaksi, memahami teori tumbukan untuk menjelaskan faktor-faktor penentu laju dan orde reaksi serta terapannya dalam kehidupan sehari-hari, 2. menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi berdasarkan percobaan, 3. menentukan orde reaksi dari data-data percobaan, 4. menjelaskan teori tumbukan pada reaksi kimia, 5. menjelaskan hubungan energi aktivasi dengan laju reaksi, 6. memberikan contoh penerapan laju reaksi pada industri dan kehidupan sehari-hari. Laju Reaksi Laju Reaksi 73 73 PETA KONSEP Laju Reaksi menunjukkan banyak digunakan pada dipengaruhi Waktu Percobaan Perubahan bergantung pada Konsentrasi Luas Suhu Katalis perubahan Permukaan Larutan Pereaksi Hasil Industri Reaksi mengakibatkan berfungsi contohnya Orde Menurunkan Katalis Homogen Reaksi Energi Katalis Heterogen Aktivasi Bio Katalis contohnya Orde Nol Orde Satu Orde Dua Orde Tiga 74 Kimia Kelas XI SMA dan MA P ernahkah kamu naik lift dan tangga di gedung tinggi? Tingkat yang sama, coba bandingkan terjadinya ledakan bom dengan perhatikan mana yang lecih cepat? Terjadinya ledakan bom dan perkaratan akibat reaksi kimia. Cepat dan lambat merupakan kata-kata yang menunjukkan kecepatan atau laju. Laju merupakan ukuran perubahan sesuatu yang terjadi dalam satuan waktu. Laju reaksi merupakan ukuran perubahan konsentrasi dalam satuan waktu. Laju reaksi dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah konsentrasi pereaksi, suhu, luas permukaan, dan katalis. Di dalam industri, faktor-faktor ini sangat diperhatikan karena dapat mempengaruhi produk yang dihasilkan. Pada bab ini akan dijelaskan tentang pengertian laju reaksi, orde reaksi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memahami laju reaksi yang melibatkan larutan ditentukan satuan konsentrasi. Oleh karena itu, pada bab ini akan diuraikan dulu tentang konsentrasi larutan. A. Konsentrasi Larutan Dalam melakukan percobaan di laboratorium, seringkali reaksi yang dilakukan dalam bentuk larutan. Satuan konsentrasi larutan yang umum digunakan adalah molaritas (M). Larutan dengan konsentrasi 1 M artinya di dalam 1 L larutan tersebut terdapat 1 mol zat terlarut. Secara matematis, hubungan antara molaritas dengan mol dan volum larutan ditulis sebagai berikut. mol zat terlarut massa zat terlarut 1.000 mL M= atau M = x liter larutan M r volum larutan Contoh Soal 1. 0,02 mol HCl dimasukkan ke dalam air hingga volumnya menjadi 250 mL. Tentukan konsentrasi HCl dalam larutan tersebut! Penyelesaian: 1.000 -1 M HCl = 0,02 mol x L = 0,08 mol liter–1 250 2. 4 gram NaOH dilarutkan ke dalam air hingga volumnya menjadi 500 mL. Tentukan konsentrasi NaOH dalam larutan tersebut! (Mr NaOH = 40). Penyelesaian: 4 1.000 -1 M NaOH = mol x L = 0,4 mol liter–1 40 250 Laju Reaksi 75 3. Berapa mol HCl yang terdapat di dalam 100 mL larutan HCl 0,01 M? Penyelesaian: 100 mol HCl = 0,01 mol L–1 x L = 0,001 mol 1.000 Pengenceran larutan Di laboratorium larutan yang berasal dari pabriknya, biasanya dalam konsentrasi tinggi, misalnya asam klorida 12 M, dan asam asetat 17 M. Reaksi-reaksi kimia biasanya dilakukan pada konsentrasi larutan yang rendah misalnya 1 M atau 0,1 M. Untuk keperluan tersebut, larutan yang pekat harus diencerkan dahulu dengan menambahkan air. Di dalam pengenceran larutan, jumlah mol zat pad

Recently converted files (publicly available):