• Document: Alat-Alat Optik dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari
  • Size: 506.56 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 13:15:43
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

E. Alat-Alat Optik dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari Mata merupakan alat untuk melihat. Dengan mata, manusia dapat menikmati keindahan alam dan dapat mempercepat kerja. Akan tetapi, kerja mata terbatas. Sebagai contoh untuk melihat benda yang kecil dan benda yang letaknya jauh, mata tidak mampu lagi melihat dengan jelas. Demikian juga untuk mata yang cacat atau rusak. Untuk itu diperlukan alat bantu mata, misalnya kacamata, lup, mikroskop, dan teropong. Mata dan alat bantu tersebut dinamakan alat optik. 1. Mata Mata manusia merupakan organ tubuh yang sangat penting. Mata manusia terdiri dari bagian-bagian yang fungsinya masing-masing sebagai berikut. a. Kornea Kornea merupakan bagian mata yang keras, dan berfungsi untuk melindungi bagian mata yang lunak dan sensitif yang berada di belakangnya/di dalamnya. b. Pupil Pupil adalah celah berbentuk lingkaran yang berfungsi agar cahaya dapat masuk ke dalam mata. c. Iris Iris adalah selaput berwarna hitam atau biru, yang berfungsi mengatur besar dan kecilnya pupil. d. Lensa Lensa berfungsi membiaskan sinar dari benda yang kemudian menghasilkan bayangan pada retina. e. Aqueous Humour Aqueous humour adalah cairan di depan lensa mata, berfungsi untuk membiaskan cahaya ke dalam mata. f. Vitreous Humour Vitreous Humour adalah cairan di dalam bola mata, berfungsi untuk meneruskan cahaya dan lensa menuju ke retina. IPA SMP/MTs Kelas VIII 301 1. kornea 2. iris (otot berwarna) 3. pupil 4. lensa mata 5. otot mata 6. retina 7. aquaeous humour 8. vitreous humour Gambar 14.72 Bagian-bagian mata 9. saraf mata g. Retina Retina berfungsi sebagai layar tempat terbentuknya bayangan benda yang tampak oleh mata. Retina merupakan bagian mata yang penuh saraf yang sensitif terhadap cahaya. Saraf- saraf tersebut mengirimkan rangsangan ke otak. Untuk mempermudah mengenai bagian-bagian mata serta fungsinya, coba bandingkan dengan bagian-bagian dari sebuah kamera. a. Proses terlihatnya objek oleh mata Apabila sinar yang berasal dan objek masuk pada lensa mata kemudian mengalami pembiasan dan terbentuk bayangan pada retina, mata dapat melihat objek tersebut. Apabila bayangan yang terjadi tidak jatuh di retina, mata tidak dapat melihat objek tersebut. Dengan demikian, syarat agar objek dapat dilihat dengan jelas oleh mata yaitu bayangan dari objek harus jatuh tepat pada retina (bintik kuning). Gambar 14.73 Proses terlihatnya objek oleh mata Bola mata bentuknya tetap sehingga jarak retina terhadap lensa adalah tetap. Hal ini berarti jarak bayangan yang terbentuk (s′) adalah tetap. Padahal, kenyataannya mata dapat melihat benda yang jaraknya (s) berubah-ubah. Ini berarti jarak fokus lensa mata dapat berubah-ubah. Agar jarak fokus dapat berubah, kecembungan lensa harus berubah pula. Dari rumus lensa: , jika s′ tetap dan s berubah-ubah (dari sA menjadi sB), f harus berubah-ubah. Otot yang mengatur kecembungan lensa mata disebut otot akomodasi. Kemampuan otot tersebut untuk mengubah kecembungan lensa mata disebut daya akomodasi. Di sinilah keistimewaan lensa mata sebagai alat optik yang jarak fokusnya dapat diatur. 302 IPA SMP/MTs Kelas VIII b. Titik dekat dan titik jauh Jika kita gerakkan sebuah benda dari jarak yang cukup jauh menuju mata, maka suatu saat benda berada pada posisi batas antara jelas dan tidak jelas. Sebaliknya jika benda kita jauhkan dari mata suatu saat benda berada pada posisi batas antara jelas dan tidak jelas. Batas antara jelas dan tidak jelas yang terdekat dan terjauh dari mata disebut daerah penglihatan mata. Agar objek dapat terlihat jelas oleh mata, letak objek harus pada daerah penglihatan mata, yaitu daerah antara titik dekat dan titik jauh mata tersebut. Titik dekat (punctum proksimum = pp) ialah jarak yang paling dekat yang dapat dilihat dengan jelas oleh mata dengan akomodasi maksimum. Pada jarak ini kecembungan lensa mata mencapai maksimum. Titik jauh (punctum remotum = pr) ialah jarak yang paling jauh yang dapat dilihat dengan jelas oleh mata tanpa berakomodasi. Pada jarak ini lensa mata dalam keadaan sepipih-pipihnya. c. Keadaan mata Keadaan mata dapat dibedakan menjadi mata normal dan mata cacat. 1) Mata normal (Emetropi) Untuk mata normal, mempunyai titik dekat kurang lebih 25 sentimeter dan titik jauh tak terhingga (jauh sekali). 2) Cacat mata (Ametrop) Cacat mata yang diderita oleh seseorang dapat disebabkan oleh kerja mata yang t

Recently converted files (publicly available):