• Document: Studi Kasus Teknologi Budidaya Anggrek Dendrobium di Esties s Orchid, Depok-Jawa Barat
  • Size: 721.64 KB
  • Uploaded: 2019-06-14 04:31:16
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Prosiding Seminar Nasional Anggrek 2012 Makalah Pendukung 16 Studi Kasus Teknologi Budidaya Anggrek Dendrobium di Esties’s Orchid, Depok-Jawa Barat Ika Rahmawati, Herni Shintiavira, dan M. Prama Yufdy Balai Penelitian Tanaman Hias, Jln. Raya Ciherang, Pacet-Cianjur 43253 Jawa Barat ABSTRAK. Dendrobium merupakan anggrek yang digemari oleh konsumen dan petani- pengusaha bunga karena warna dan bentuknya yang sangat bervariasi dan menarik. Sebagai komoditas hortikultura unggulan, anggrek ini juga menjadi produk unggulan pada beberapa nursery, salah satunya Esties’s orchid. Selanjutnya untuk mendapatkan anggrek yang berkualitas, teknologi budidaya yang efektif dan efisien juga diterapkan oleh nursery ini. Studi kasus di Esties’s orchid ini bertujuan untuk menggali dan mendapatkan informasi teknologi budidaya anggrek yang diterapkan di Esties’s orchid. Metode yang digunakan adalah metode survei. Hasil studi mengungkapkan bahwa budidaya Dendrobium di Esties’s orchid dimulai dari pembelian bibit, aklimatisasi, pembesaran bibit hingga pembungaan, pemupukan, pemeliharaan, pengendalian hama penyakit hingga pasca panennya. Aklimatisasi dilakukan dengan menanam bibit di media sabut kelapa pada tray plastik, media tanam menggunakan campuran pakis dan daun kaliandra yang diwadahi dalam pot-pot tanah. Pemupukan menggunakan NPK seimbang, seminggu 2 kali dengan dosis ¼ kali dosis anjuran. Secara bertahap dosis pemupukan ditingkatkan. Pada stadia remaja- jelang berbunga, diberikan pupuk NPK dengan unsur phosphor dan kalium yang lebih banyak daripada unsur nitrogennya. Pupuk-pupuk ini diberikan dengan cara dicairkan dan disemprot ke daun. Pestisida yang digunakan untuk pengendalian tungau bahan aktif abamectin, untuk siput berbahan aktif metaldehida dan untuk serangga berbahan aktif imidakloprid. Penjualan bibit dilakukan baik saat stadia seedling, remaja mapun individu berbunga. Kata-kata kunci: Dendrobium, Teknologi Budidaya, Esties’s orchid ABSTRACT. Ika Rahmawati, Herni Shintiavira dan M. Prama Yufdy (2013) Case Study on Agronomical Technology of Dendrobium in Esties’s Orchid, Depok, West Java. Dendrobium is an orchid favored by consumers, farmer and grower due to varied-colors and shapes and interesting. As a horticulture superior product, the orchid is also developed by several orchid nurseries, such as Esties’s orchid. Furthermore to obtain qualified-orchid products, effective and efficient agronomical technology has to be applied. Case study in Esties’s orchid was aimed to explore and get information of agronomical technology applied in Esties’s orchid. Survey method was utilized in this study. Result of the study revealed that agronomical technology applied in Esties’s orchid was started from buying orchid seedlings, acclimatizing, growing up seedlings till their flowering, fertilizing, maintaining, controlling pests and diseases until harvesting. Acclimatization of seedlings was carried out by planting them in plastic tray containing coco-peat, planting medium using mixture of Cycas rumphii bulk and Calliandra calothrysus leaves placed in soil pots. Fertilizing used balance NPK, twice a week with one-fourth dosage of suggestion. The fertilizer dosage would increase gradually fit with growth of seedlings. In young stage till initial flowering, the orchid plants were fertilized using NPK with higher phospor and potassium concentration than nitrogen. Fertilizing was applied by preparing the NPK fertilizer in liquid condition and sprayed on orchid leaves. Pesticides applied for controlling trips were pesticide with abamectin as active ingradience, 235 Prosiding Seminar Nasional Anggrek 2012 metaldehide for trips and imidachloprid for pests. The orchid were sold in seedling, young and individual flowered-plant stages Keywords: Dendrobium, Agronomical Technology, Esties’s orchid PENDAHULUAN yang berlokasi di daerah Limo Kotamadya Depok, merupakan salah satu Anggrek dendrobium banyak nursery yang telah berdiri sejak tahun disukai masyarakat karena rajin berbunga 1998. Bapak Wagiman adalah pemilik dengan warna dan bentuk bunga yang nursery ini, mengatakan bahwa awal bervariasi dan menarik. Sering digunakan mula bibit diperoleh dari Bangkok dan dalam rangkaian bunga karena memiliki sampai awal tahun 2013 telah dapat kesegaran yang relatif lama, warna dan mengkoleksi sebanyak 20 jenis anggrek bentuk bunganya yang bervariasi, tangkai Dendrobium, antara lain Srikandi Beauty, bunga lentur sehingga mudah di rangkai Red Bull, Arindang Green, Sonia, Black dan produktivitasnya tinggi (Widiastoety Shine, Pasific White, Kaisri, WonLeng et. al, 2010). Thailand White, Mainil

Recently converted files (publicly available):