• Document: MATERI I PENGENALAN BAHASA PROLOG
  • Size: 3.82 MB
  • Uploaded: 2019-04-16 08:35:43
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

MATERI I PENGENALAN BAHASA PROLOG Waktu : 1.5 Jam Kompetensi Dasar : Mahasiswa mengenal salah satu bahasa pemrograman untuk membangun aplikasi Kecerasan Buatan. Indikator : Setelah mengikuti praktikum ini, mahasiswa dapat memahami struktur Prolog sebagai salah satu bahasa pemrograman untuk Kecerdasan Buatan. Teori Pendukung A. Sejarah Prolog  Prolog singkatan dari Programming in Logic.  Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun1972.  Prolog populer di Eropa untuk aplikasi artificial intelligence, sedangkan di Amerika peneliti mengembangkan aplikasi yang sama, yaitu LISP. B. Perbedaan Prolog dengan Bahasa Lainnya Bahasa Pemrograman yang Umum (Basic, Pascal, C, Fortran): 1. Diperlukan algoritma/prosedur untuk memecahkan masalah (procedural languange) 2. program menjalankan prosedur yang sama berulang-ulang dengan data masukan yang berbeda-beda. 3. Prosedur dan pengendalian program ditentukan oleh programmer dan perhitungan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah dibuat. Bahasa Pemrograman Prolog : 1. Object oriented languange atau declarative languange. 2. Tidak terdapat prosedur, tetapi hanya kumpulan data-data objek (fakta) yang akan diolah, dan relasi antar objek tersebut membentuk aturan yang diperlukan untuk mencari suatu jawaban 3. Programmer menentukan tujuan (goal), dan komputer menentukan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut serta mencari jawabannya. 4. Dilakukan pembuktian terhadap cocok-tidaknya tujuan dengan data-data yang telah ada dan relasinya. 5. Prolog ideal untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur, dan prosedur pemecahannya tidak diketahui, khususnya untuk memecahkan masalah non numerik. 6. Prolog bekerja seperti pikiran manusia, proses pemecahan masalah bergerak di dalam ruang masalah menuju suatu tujuan (jawaban tertentu). Contoh : Pembuatan program catur denganProlog. Dalam buku petunjuk praktikum ini digunakan program Turbo Prolog untuk melengkapi pembahasan pemrograman logika dengan Prolog. Turbo prolog mirip dengan Turbo Pascal, Turbo C, dan sejenisnya. Tampilannya terbagi menjadi empat jendela yaitu editor, dialog, message, dan trace. Jendela editor sebagai tempat untuk menyunting program, sedangkan dialog tempat menuliskan goal dan menampilkan hasil query. Pesan-pesan error, compiler, running, dan lain-lain ditampilkan di dalam jendela message, sedangkan trace sebagai tempat untuk menelusuri jalannya program. Secara umum, suatu program Prolog terdiri dari beberapa kelompok, yaitu domains, predicates, clauses, goal. Masing-masing bagian akan diuraikan pada bagian berikut. A. DOMAINS Domain dalam Prolog seperti type dalam Pascal, yaitu untuk menyatakan jenis variable atau argumen, misalnya: domains kota = symbol alamat = string list = symbol* Ada lima domain baku di dalam Prolog, yaitu: 1. char, karakter tunggal yang diapit oleh tanda kutip tunggal: ‘a’, ‘b’, ‘\13’. 2. integer, bilangan bulat antara –32768 hingga 32767. Notasi $ digunakan untuk menunjukkan bilangan heksa. 3. real, bilangan nyata antara 1x10 –307 hingga 1 x 10 308. 4. string, deretan karakter yang diapit oleh tanda kutip dobel, misalnya “ipb”. 5. symbol, rangkaian karakter yang diawali dengan huruf kecil da tanpa tanda apa pun. Disamping itu terdapat domain lainnya yang tidak baku, di antaranya adalah: 1. domain file, yang digunakan untuk memberi nama file secara simbolik seperti contoh berikut: file = <nama file simbolik 1> ; <nama file simbolik 2> ; ….. 2. Domain list, digunakan untuk menyatakan list (linked list) dimana elemen pertama mempunyai pointer ke elemen kedua dan seterusnya. Deklarasi list ini dapat dituliskan dengan bentuk: <nama list> = <domain>* list_simbol = symbol* B. Fakta dan Relasi Prolog terdiri dari kumpulan data-data objek yang merupakan suatu fakta. Fakta dibedakan 2 macam : o Menunjukkan relasi. o Menunjukkan milik/sifat. - Penulisannya diakhiri dengan tanda titik “.” - Contoh : Tabel. 1.1 Contoh Fakta dalam Prolog C. Aturan Aturan adalah suatu pernyataan yang menunjukkan bagaimana fakta-fakta berinteraksi satu dengan yang lain untuk membentuk suatu kesimpulan. Sebuah aturan dinyakatakan sebagai suatu kalimat bersyarat. Kata “if” adalah kata yang dikenal Prolog untuk menyatakan kalimat bersyarat atau disimbolkan dengan “:-“. Contoh : Tabel 1.2 Contoh Aturan dalam Prolog Setiap aturan terdiri dari kesimpulan(kepala) dan tubuh. Tubuh dapat terdiri dari 1 atau lebih pernyataan atau aturan yang lain, Disebut subgoal dan dihubungkan dengan logika “and”. Aturan memiliki sifat then/if conditional “Kepala(head) benar jika tubuh (body) benar”. Contoh : Silsilah keluarga : Gambar 1.1 Contoh Aturan yang memiliki sifat kondis

Recently converted files (publicly available):