• Document: BAB II TINJAUAN PUSTAKA
  • Size: 890.04 KB
  • Uploaded: 2019-03-14 05:20:45
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Foward Head Position (FHP) 2.1.1 Definisi Forward Head Position Forward Head Position (FHP) atau posisi kepala mengarah ke depan adalah suatu posisi kepala terhadap tubuh pada bidang sagital yang disebabkan oleh karena kebiasaan sehari-hari. Posisi kepala yang alami adalah tepat di atas bahu dengan leher sebagai penegaknya. Leher yang merupakan bagian paling atas dari kurvatura tulang belakang atau spina vertebra, dan pada bidang sagital membentuk sudut dengan batang tubuh sekitar 49º - 59º. Sudut ini disebut sudut kraniovertebra normal. Semakin kecil sudut kraniovertebra, maka FHP semakin besar (Winarti, 2012). Postur tubuh FHP dapat dikenali dengan posisi telinga yang lebih maju daripada bahu, dimana seharusnya posisi telinga sejajar dengan bahu yang merupakan posisi anatomis. Memperhatikan bagaimana postur leher dan bahu yang benar merupakan langkah awal menuju koreksi yang benar. Langkah yang tepat untuk mengkoreksi postur leher yang salah adalah dengan melalui latihan yang didesain untuk mengontrol otot-otot postural leher yang lemah dan lelah seiring berjalnnya waktu (Winarti, 2012). Gambar 2.1 Forward Head Posture dan Normal Posture (Sumber : Chiropractors’ Association of Australia (National) Limited, 2012) 2.1.2 Anatomi Fisiologi Servikal Sendi leher (vertebra servikal) merupakan bagian dari kolumna vertebralis yang terdiri dari tujuh ruas vertebra, yang berfungsi untuk menyangga kepala, memberikan suatu posisi dan gerakan kepala yang sesuai sehingga mampu mengontrol penglihatan, keseimbangan vestibular, dan arah pendengaran. Di antara regio vertebra, servikal mempunyai mobilitas yang tinggi karena didukung oleh struktur persendian otot-otot, dan jaringan ikat yang kokoh sebagai stabilisator aktif dan pasif yang besar dan spesifik. Mobilitas servikal yang tinggi tersebut dihasilkan dari tiga derajat kebebasan gerak berupa fleksi - ekstensi, fleksi lateral kanan dan kiri, serta rotasi lateral kanan dan kiri, yang dikenal sebagai gerakan tiga dimensi leher (Maratis, 2006). A. Segmental Servikal Gerakan pada servikal lebih luas, serta sudut facet sendinya lebih ke arah transversal dibandingkan dengan thorakal atau lumbal. Servikal terdiri dari ruas dengan ciri-ciri sebagai berikut (Hibsat, 2010) : 1. Korpus vertebra kecil dan pendek berbentuk segi empat 2. Foramen vertebra berbentuk segi tiga dan besar 3. Processus transversus terletak di sebelah processus articularis 4. Pada processus transversus terdapat foramen costo transversarium yang dilalui oleh arteri dan vena vertebralis 5. Processus transversus mempunyai dua tonjolan, yaitu tuberculum anterior dan tuberculum posterior, yang dipisahkan oleh sulcus spinalis dan dilalui oleh nervus spinalis. Karena susunan anatomis dan fungsi yang berbeda, maka dapat dipilah dalam segmentasi sebagai berikut (Hibsat, 2010) : 1. Atlanto occypitalis (C0 – C1) Merupakan sendi sinovial jenis ovoid yang dibentuk inferior articular face atlas cekung. Gerak utama fleksi-ekstensi sehingga dikenal sebagai “yes joint”. 2. Atlanto axialis (C1 – C2) Merupakan sendi sinovial jenis sendi putar, dibentuk oleh atlas arc dengan dens dimana gerak utamanya rotasi kanan- kiri, sehingga dikenal sebagai “no joint”. 3. Intervertebral joint (C2 – C7) Gerakan ke segala arah, dengan gerakan dominan seperti ekstensi, fleksi, dan lateral fleksi. 4. Facets dan Uncovertebral joint Mulai dari C2 ke bawah membentuk intervertebral joint atau facets dimana terletak lebih pada bidang transversal. Facet dibentuk oleh processus articular inferior dengan processus articular superior vertebra di bawahnya, dimana arah permukaan sendi dalam bidang transversal sehingga memungkinkan luasnya ke segala arah. Sudut kemiringan dan sudut bukaan facet tiap segmen bervariasi, sehingga memiliki dominasi gerakan yang bervariasi tiap segmen. Uncovertebral (uncinate) joint bukan merupakan sendi yang sebenarnya tetapi merupakan pertemuan tepi lateral korpus vertebra servikalis, yang berkembang dan degenerasi sesuai umur. Uncovertebral terdapat pada spine servikal saja, juga sebagai stabilisasi dan mengarahkan gerak segmental sehingga lebih dominan fleksi-ekstensi (Hibsat, 2010). Gambar 2.2 Cervical Vertebrae (Sumber : Antranik, 2011) B. Otot-otot Regio Servikal Otot-otot regio servikal terdiri atas kelompok otot bagian anterior, posterior dan bagian lateral. 1. Bagian Anterior

Recently converted files (publicly available):