• Document: Gelombang Cahaya. Spektrum Gelombang Cahaya
  • Size: 684.67 KB
  • Uploaded: 2019-04-15 14:14:34
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Gelombang Cahaya Sifat-Sifat Cahaya Cahaya merupakan salah satu spektrum gelombang elektromagnetik, yaitu gelombang yang merambat tanpa memerlukan medium. Cahaya memiliki sifat-sifat-sifat sebagai berikut: (1) Dapat dilihat langsung oleh mata. (2) Memiliki arah rambat yang tegak lurus arah getar (transversal). (3) Merambat menurut garis lurus. (4) Memiliki energi. (5) Dipancarkan dalam bentuk radiasi atau pancaran yang dihasilkan dari partikel-partikel bermuatan listrik yang bergerak (6) Dapat mengalami pemantulan, pembiasan, interferensi, difraksi (lenturan), dan polarisasi (terserap sebagian arah getarnya). Spektrum Gelombang Cahaya Bayang-Bayang Bayang-bayang adalah daerah gelap di belakang benda tak tembus cahaya yang terletak pada layar ketika benda itu disorot atau disinari oleh sumber cahaya. Bayang-bayang ini bentuknya sama dengan bentuk aslinya, hanya ukurannya lebih besar. Ada dua jenis bayang-bayang, yaitu umbra (bayang- bayang inti) dan penumbra (bayang-bayang kabur). Umbra adalah bayang-bayang yang tidak menerima cahaya sama sekali, sedangkan penumbra adalah bayang-bayang yang menerima sebagian cahaya sehingga nampak samar-samar atau kabur. 1.Pemantulan Cahaya a.Hukum Pemantulan Cahaya (Snellius) Ada dua butir hukum pemantulan cahaya yang dikemukakan oleh Snellius, yaitu: (1)Sinar datang, garis normal, dan sinar pantul terletak pada satu bidang dan berpotongan di satu titik pada bidang itu; (2)Sudut antara sinar pantul dan garis normal (sudut pantul, r) sama dengan sudut antara sinar datang dan garis normal (sudut datang, i) i = r. Garis normal adalah garis yang tegak lurus bidang datar. a.Pemantulan Teratur dan Pemantulan Baur Pemantulan Teratur berkas sinar-sinar sejajar dipantulkan sejajar juga banyak sinar pantul yang mengenai mata pengamat sehingga benda tampak bersinar terang terjadi pada benda-benda yang permukaannnya Pemantulan halus (rata) seperti baur (difus) kaca, baja, berkas dan aluminium sinar-sinar sejajar dipantulkan ke segala arah hanya sedikit sinar pantul yan mengenai mata pengamat sehingga benda tampak suram terjadi pada benda yang mempunyai permukaan kasar (tidak rata) Contoh pemantulan teratur dan baur pada panorama alam Proses Penglihatan Benda oleh Mata Benda dapat terlihat oleh mata karena ada cahaya dari benda atau yang dipantulkan benda itu yang smpai ke mata. Benda-benda yang memiliki cahaya sendiri disebut sumber cahaya, dan benda-benda yang tidak memiliki cahaya sendiri disebut benda gelap. Sebagai contoh, matahari, lampu pijar, senter, dan api adlah sumber cahaya, sedangkan bulan, manusia, dan benda- benda lain adalah benda gelap. Benda gelap dibedakan atas tiga jenis, yaitu: benda tak tebus cahaya, yakni benda gelap yang sama sekali tidak meneruskan cahaya yang diterimanya, benda tembus cahaya, yakni benda gelap yang meneruskan sebagian cahaya yang diterimanya, dan benda bening, yaitu benda gelap yang meneruskan hampir semua cahaya yang diterimanya. Cermin Datar a.Pengertian bayangan nyata dan bayangan maya Bayangan nyata adalah bayangan yang terjadi karena perpotongan sinar-sinar pantul, sedangkan bayangan maya adalah bayangan yang terjadi karena perpotongan perpanjangan sinar-sinar pantul. Bayangan nyata tidak dapat dilihat langsung oleh mata, tetapi dapat ditangkap oleh layar. Bayangan maya dapat dilihat oleh mata secara langsung, tetapi tidak dapat ditangkap oleh layar. a.Sifat-sifat bayangan yang dihasilkan cermin datar Sifat-sifat bayangan yang dihasilkan oleh cermin datar yaitu:

Recently converted files (publicly available):